Pamekasan, //Jurnalpolisi.co.id – Peristiwa tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan berat. Selain bangunan, sejumlah perabot dan barang milik warga juga turut terbakar Kamis 13 Agustus 2026 sekira jam 10:25
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 3 kepala keluarga (KK) dengan total 7 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut. Rumah pertama dihuni oleh dua KK, yakni Edi Sugianto dan Sukarti, dengan jumlah penghuni sebanyak lima jiwa. Sementara rumah kedua dihuni satu KK atas nama Tajjib bersama dua anggota keluarganya.
Kebakaran diduga pertama kali muncul dari bagian dapur rumah Tajjib, api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke rumah di sebelahnya lantaran kedua bangunan tersebut berdempetan dan membuat api lebih cepat menjalar.
Selain itu, sejumlah material di area dapur didominasi bahan yang mudah terbakar sehingga mempercepat proses penyebaran api hingga bagian atap berupa kayu dan genteng juga turut terdampak. Termasuk sejumlah perabot rumah tangga seperti kasur, lemari berisi pakaian orang dewasa dan bayi, kursi, serta berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya juga ikut terbakar.
Tim Damkar bersama Dinas terkait bersama-sama memadamkan api Peristiwa tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan berat. Selain bangunan, sejumlah perabot dan barang milik warga juga turut terbakar.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 3 kepala keluarga (KK) dengan total 7 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut. Rumah pertama dihuni oleh dua KK, yakni Edi Sugianto dan Sukarti, dengan jumlah penghuni sebanyak lima jiwa. Sementara rumah kedua dihuni satu KK atas nama Tajjib bersama dua anggota keluarganya.
Kebakaran diduga pertama kali muncul dari bagian dapur rumah Tajjib, api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke rumah di sebelahnya lantaran kedua bangunan tersebut berdempetan dan membuat api lebih cepat menjalar.
Selain itu, sejumlah material di area dapur didominasi bahan yang mudah terbakar sehingga mempercepat proses penyebaran api hingga bagian atap berupa kayu dan genteng juga turut terdampak. Termasuk sejumlah perabot rumah tangga seperti kasur, lemari berisi pakaian orang dewasa dan bayi, kursi, serta berbagai alat rumah tangga lainnya juga ikut terbakar.
“Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10:45 WIB, dan tiba di lokasi kejadian sekitar 5′ menit dan langsung melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” kata Plt Kepala Satpol-PP dan Damkar Pamekasan, M Yusuf Wibiseno.
Dalam proses pemadaman api, personil Damkar mendapat dukungan dari personil Babinsa, Polsek Kota, BPBD serta warga setempat. “Proses penanganan pemadaman berlangsung aman dan terkendali,” ungkap pria yang juga tercatat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan.
“Penanganan kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 12:22 WIB, termasuk proses pemadaman hingga pendinginan. Beruntung peristiwa ini tidak mengakibatkan korban jiwa, sementara untuk penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” pungkasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat selalu menerapkan langkah pencegahan demi meminimalisir resiko kebakaran, terutama kawasan permukiman dengan bangunan yang saling berdekatan.
Menurut informasi yang beredar penyebab kebakaran tersebut memang belum diketahui secara pasti, namun dugaan sementara menyebutkan api berasal dari aktivitas memasak yang ditinggalkan sehingga kemudian memicu kebakaran.
Bahkan dampak kebakaran terlebih total kerugian material akibat peristiwa tersebut juga ditaksir mencapai sekitar angka ratusan juta rupiah.
Selain kerugian materiil, kebakaran tersebut juga menyebabkan tiga keluarga harus menghadapi kondisi tempat tinggal yang terdampak. Penanganan pascakebakaran dan pendataan terhadap kebutuhan warga menjadi hal penting untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan sesuai kondisi di lapangan.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Aktivitas memasak menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, terutama ketika menggunakan kompor.(Sitti Laila JP)










