Kakorlantas: WFA Efektif Kurangi Kemacetan Arus Mudik Lebaran

Saumlaki, Jurnalpolisi.co.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, mengapresiasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN. Menurutnya, kebijakan ini berdampak pada percepatan arus mudik sejak H-10 Lebaran, yang membantu mengurai kepadatan lalu lintas sebelum mencapai puncaknya pada 28-29 Maret 2025.

Berdasarkan data Jasa Marga, terjadi peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang melintas di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatera. Pada H-10 tahun ini, sebanyak 158 ribu kendaraan melintas di Trans Jawa, meningkat 37,5% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 115 ribu kendaraan. Di jalur Sumatera, lonjakan arus kendaraan melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 15,7% pada H-10 dan melonjak 82% pada H-9.

“Kebijakan WFA ini sangat tepat karena pemudik dapat berangkat lebih awal sehingga mengurangi penumpukan kendaraan pada hari puncak,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho, Senin (24/3/2025).

Selain WFA, pemerintah juga memberlakukan pembatasan kendaraan bertonase besar, seperti truk sumbu tiga, selama Operasi Ketupat. Kebijakan ini diyakini dapat memperlancar arus mudik. Jika terjadi kepadatan, Korlantas Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way dan contraflow.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.

Kebijakan WFA yang diterapkan sejak 24 Maret 2025 ini diharapkan terus memberikan dampak positif dalam mengurangi kemacetan selama periode mudik Lebaran. (*)