MenPAN-RB Apresiasi Pemantauan Arus Mudik Korlantas Polri

Saumlaki, Jurnalpolisi.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini bersama Wakil Menteri PAN-RB Purwadi Arianto mengunjungi Gedung NTMC Korlantas Polri di Jakarta untuk mengecek kesiapan pemantauan arus mudik Lebaran 2025 melalui Posko Operasi Ketupat.

Dalam kunjungannya, MenPAN-RB menegaskan bahwa Korlantas Polri menjadi salah satu sektor utama dalam pengamanan arus mudik. Pemerintah, kata dia, telah mengeluarkan sejumlah kebijakan guna memastikan pelayanan publik tetap optimal selama periode libur Lebaran. Salah satu kebijakan tersebut adalah penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat mudik.

“Para ASN dapat bekerja dari tempat mereka tinggal, dan kebijakan ini diharapkan dapat membantu kelancaran arus mudik. Kami juga memastikan tata kelola yang baik dalam koordinasi antarinstansi,” ujar Rini.

MenPAN-RB juga mengapresiasi peralatan dan teknologi yang digunakan oleh Korlantas dalam pemantauan arus mudik dan balik Lebaran 2025. Menurutnya, sistem yang diterapkan Korlantas selaras dengan program transformasi digital pemerintah, di mana integrasi data antarinstansi semakin mempermudah pengambilan keputusan dalam situasi darurat.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho menyebut kebijakan WFA bagi ASN berdampak signifikan dalam mengurai kepadatan lalu lintas. Ia menjelaskan bahwa sejak H-10 Lebaran, arus kendaraan sudah mulai terurai.

“Ini hari ketiga Operasi Ketupat, dan kebijakan WFA sangat membantu mengurangi kepadatan. Kita akan terus memantau apakah puncak arus mudik di H-3 nanti sesuai prediksi,” ungkapnya.

Berdasarkan data Korlantas, dalam tiga hari pertama Operasi Ketupat sejak 23 Maret 2025, terjadi peningkatan arus lalu lintas menuju Trans Jawa dan Sumatera sebesar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan signifikan juga terjadi pada H-10 Lebaran, yang mencapai 35 persen lebih tinggi dari tahun lalu.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa arus mudik tahun ini lebih terdistribusi dengan baik. Kami akan terus memantau perkembangan dan memastikan kelancaran perjalanan masyarakat,” tutup Kakorlantas. (*)