Dugaan Korsleting, Mobil Terbakar Saat Tidak Digunakan.

Wajo, Jurnal Polisi | Satu unit mobil Honda Stream S7A 1.7 M/T (CBU) warna hitam dengan nomor polisi DD 1436 IA terbakar di Jalan Poros Sengkang-Bone, kawasan Cempa, Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Senin (28/9/2026). sekitar pukul 09.30 Wita.

Peristiwa tersebut menghanguskan kendaraan yang saat kejadian sedang dalam kondisi terparkir di depan rumah warga, sementara pemiliknya, Mahruf Pratama (23), sedang berada di Sengkang untuk mengurus keperluan dana Bumdes bersama Ketua Bumdes Desa Pallawarukka.

Informasi yang dihimpun, mobil dalam kondisi pintu terkunci ketika ditinggalkan pemiliknya.

Beberapa saat kemudian, warga yang berada di sekitar lokasi melihat asap tebal disusul kobaran api dari bagian tengah atau didalam kendaraan.

Api dengan cepat membesar dan membakar bagian dalam hingga bagian luar mobil.

Warga sekitar kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan kompa air.

Kendaraan juga ditarik menjauh dari lokasi untuk mencegah api merembet ke rumah dan permukiman warga di sekitar tempat kejadian.

Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit armada. Api berhasil dipadamkan setelah mendapat bantuan dari masyarakat sekitar.

Kapolsek Pammana AKP Ami Suandi, S.H., bersama personel Polsek Pammana mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pengecekan awal terkait peristiwa tersebut.

Dugaan Korsleting, Mobil Terbakar Saat Tidak Digunakan.

Dari pemeriksaan awal, penyebab kebakaran sementara diduga berkaitan dengan korsleting atau hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan kendaraan.

Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp. 40 juta, meliputi satu unit Honda Stream dan dokumen kendaraan berupa STNK.

Dua warga, yakni Mas Peji (43) dan Side (35), disebut sebagai saksi dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik lantaran kobaran api terjadi di dekat kawasan permukiman. Respons cepat warga dan petugas pemadam kebakaran membuat api dapat dikendalikan sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya. (Liken)

Tinggalkan Balasan