Kabupaten Cirebon, Jurnal Polisi | Setelah dilakukan pencarian yang cukup lama oleh team SAR, Regu GURILA, dan masyarakat setempat, jasad korban yang tenggelam dan hanyut Di Sungai Cisanggarung, blok Maneungteung Desa Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon akhirnya dapat ditemukan.
Bermula pada hari Kamis Malam sekitar pk. 23.30 WIB. Tanggal 23/4/26 telah ditemukan satu orang korban berinisial Aditya (15 Th.), Siswa SMP PGRI Babakan, jasadnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, mengambang sekitar 100 m dari titik awal kejadian, oleh Team SAR beserta warga yang sedang melakukan patroli/ronda malam.
Saat jasad dievakuasi ke daratan suasana di lokasi langsung disambut isak tangis keluarga yang menunggu, dan jenazah langsung dibawa Ke RSUD Waled untuk diotopsi dan diidentifikasi.
Sementara kabar duka datang dari lokasi pencarian tenggelamnya Dua Siswa SMP yang tenggelam di Sungai Cisanggarung, dari keterangan Rendra (Paman Korban) menjelaskan, “Dani ditemukan sopir pasiran sekitar kuburan Waled kota, mengetahui adanya jasad korban yang tengah dicari-cari, ia sontak melapor kepada pihak keluarganya di Kudumulya, Kecamatan Babakan.

Mewakili keluarganya, Walid selaku Uwanya meluncur ke tempat kejadian. Bersama Team SAR mengangkat jasad dan dibawa ke RSUD Waled, untuk diotopsi dan diidentifikasi. Jasad ditemukan sekitar pk. 05.00 WIB pagi, di sungai sekitar 1,5 km dari titik awal kejadian, lebih tepat dekat kuburan desa Waled kota, kecamatan Waled.
Diiringi duka yang mendalam dari pihak keluarga, sanak saudara, teman-temaman Sekolahnya dll. Jenazah Dani Hakim dikebumikan pukul 10.24 WIB dalam suasana haru, mengingat kepergiannya untuk terahir kalinya.
Dani sebagai anak tunggal, meninggal tidak disaksikan dan diiringi sampai tempat peristirahatan terakhirnya, mengingat Ibu kandungnya saat ini berada di Arab Saudi.
Selamat jalan Aditya dan Dani Hakim dua sahabat sehidup semati, moga arawah kalian diterima Allah SWT.
(Muchtar, S.Pd./Iing Solihin)







