Asahan, Jurnalpolisi.co.id – Warga Jalan Cempaka, Desa Sarirejo, GG. kurnia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang ditemukan dalam keadaan meninggal di dalam rumahnya, diperumahan Rahuning Permai desa Rahuning, kecamatan Rahuning, kab. Asahan, pada Kamis (25/9/2025).
Dedy Supriadi sebagai kepala dusun 5 mengungkapkan bahwa korban yang ditemukan tersebut bernama Rusli, Lahir di Medan pada 07 Maret1983, korban berusia 42 tahun dan diketahui berprofesi sebagai pedagang. Diketahui juga bahwa korban berdasarkan keterangan saksi dan warga, memiliki riwayat sakit. Korban tinggal bersama orang tuanya (Rosnaimun br siregar) di rumah tersebut.
Kejadian berawal saat seorang warga, pengantar paket, merasa curiga karena tidak ada kabar dari Korban karena ada pesanan paket beberapa hari terakhir. Merasa khawatir, warga sekitar untuk memeriksa rumah tersebut. Didampingi kepala dusun (Dedy) bersama warga masuk kedalam rumah dikejutkan dengan penemuan korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang. Tubuh korban pun mulai mengeluarkan bau busuk.
Penemuan ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tak lama kemudian, aparat kepolisian dari Polsek Pulau Raja, bersama Babinsa juga kades Rahuning dengan petugas medis dari Puskesmas Rahuning, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih kurang 3 hari sebelum ditemukan. Dan dari pemeriksaan tim medis tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Polsek Pulau Raja juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah keluarga di batang kuis, untuk dilakukan persemayaman korban.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga. Pihak kepolisian juga telah melakukan serangkaian langkah, termasuk menghubungi pihak keluarga korban dan mencatat keterangan dari saksi-saksi yang ada.
Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi , terkait penyebab kematian korban. (Sugito/kabiro)













