Pamekasan, //Jurnalpolisi.co.id — Panggilan video (video call) Nurul Rian Hidayat (33), Anak Buah Kapal (ABK) asal Teja Timur, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, bersama istri dan anaknya pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 00.00 WIB, menjadi komunikasi terakhir sebelum kapal tempatnya bekerja, Virgo Transport 8, terbalik di perairan dalam perjalanan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dalam komunikasi yang berlangsung beberapa menit itu, Rian masih tampak tersenyum dan bercanda bersama istri serta anaknya. Ia juga menyampaikan bahwa kondisinya baik-baik saja.
Namun, ada satu hal yang kemudian dikenang keluarga. Sebelum mengakhiri panggilan, Rian sempat melambaikan tangan kepada istri dan anaknya.
“Tidak biasanya, kata istrinya, Neneng, korban melambaikan tangan. Tidak disangka itu komunikasi terakhir,” kata Yanti, ipar korban, Selasa (15/9/2026).
Menurut Yanti, saat video call berlangsung, Rian berada di tempat istirahat. Ia tidak menyampaikan adanya persoalan maupun kondisi yang mengkhawatirkan terkait kapal yang menjadi tempatnya bekerja.
Karena itu, keluarga tidak menaruh kecurigaan ketika sekitar pukul 01.00 WIB Rian sudah tidak dapat dihubungi.
Kabar mengenai musibah baru diketahui keluarga beberapa jam kemudian. Sekitar pukul 11.00 WIB, keluarga mendengar informasi bahwa Virgo Transport 8 mengalami musibah pada sekitar pukul 02.00 WIB.
“Tidak ada firasat apa pun di keluarga. Tahu-tahu, Minggu siang sekitar pukul 11.00 WIB kami mendengar kabar kapal Virgo tenggelam pada pukul 02.00 dini hari,” ujar Yanti.
Keluarga kemudian berupaya menghubungi Rian. Namun, sambungan telepon tidak tersambung. Mereka selanjutnya mencari informasi mengenai keberadaan korban melalui berbagai sumber.
Di tengah pencarian informasi tersebut, keluarga menerima foto jenazah yang disebut-sebut mirip dengan Rian dari seseorang yang bekerja di bidang pelayaran.
“Di sini juga ada orang bekerja pelayaran. Mengirimkan foto jenazah mirip Rian. Saat itu kami syok, keluarga histeris,” tutur Yanti.
Meski demikian, keluarga masih berupaya memastikan kabar tersebut. Kepastian baru mereka dapatkan pada Senin (14/9/2026) siang setelah nama Nurul Rian Hidayat tercantum dalam daftar korban Virgo Transport 8.
“Kemarin siang kami sudah percaya kalau Rian sudah meninggal,” ucapnya.
Rian meninggalkan seorang istri, Neneng, yang saat ini tengah mengandung enam bulan, serta seorang anak sulung berusia sekitar 1,7 tahun.
Keluarga berharap jenazah Rian dapat segera dipulangkan ke Pamekasan. Sejak Minggu malam, keluarga juga telah menggelar pengajian untuk mendoakan korban.
Kapal Angkut 243 Penumpang
Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan terbalik pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kapal tersebut mengangkut 243 penumpang. Berdasarkan data yang disebutkan dalam informasi penanganan kecelakaan, Basarnas telah mengevakuasi 103 orang.
Dari jumlah tersebut, 97 orang dilaporkan selamat, sedangkan enam orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, 140 orang lainnya masih dalam pencarian.
Proses pencarian dan evakuasi terhadap penumpang maupun korban masih menjadi bagian dari penanganan musibah kapal Virgo Transport 8. Fery (JP)













