Pamekasan, //Jurnalpolisi.co.id— Jenazah Nurul Riyan Hidayat (33), Anak Buah Kapal (ABK) yang menjadi korban dalam insiden tenggelamnya Kapal Virgo, tiba di rumah duka di Teja Timur, Dusun Sembung, Kabupaten Pamekasan, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 10.58 WIB.
Jenazah Riyan tiba dari Surabaya menggunakan ambulans jenazah milik BPBD Provinsi Jawa Timur. Kedatangan jenazah disambut keluarga serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman hadir bersama Kepala BPBD Pamekasan Mohammad Dafdir, Kepala Dinas Sosial Herman Hidayat, Sekretaris Daerah Pamekasan Taufikurrahman, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Riyan meninggalkan seorang anak. Istrinya, Azimatul Munirah, saat ini tengah mengandung dengan usia kehamilan sekitar enam bulan.
Sebelum insiden, Riyan masih sempat berkomunikasi dengan istri dan anaknya. Berdasarkan keterangan keluarga, komunikasi terakhir terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Yati, tante Riyan sekaligus kerabat dari istrinya, mengatakan Riyan sebelumnya sempat menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum kembali menjalankan tugas pelayaran.
Riyan yang seharusnya pulang pada Rabu meminta tambahan waktu tinggal selama dua hari. Ia kemudian meninggalkan rumah pada Jumat sekitar pukul 20.00 WIB.
Pada Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB, Riyan berangkat dari Surabaya menuju lokasi kerja. Komunikasi dengan keluarga masih berlangsung hingga Sabtu malam.
Namun, setelah kontak terakhir sekitar pukul 01.00 WIB pada Minggu dini hari, komunikasi dengan Riyan terputus.
Keluarga baru menerima informasi mengenai insiden tersebut sekitar pukul 11.00 WIB pada Minggu. Kabar itu diterima melalui adik Riyan setelah sebelumnya mendapat informasi dari rekan kerja Riyan di pelayaran.
Menurut pihak keluarga, sebelum keberangkatan tidak ada keluhan atau informasi mengenai persoalan yang dialami Riyan.
“Tidak ada yang aneh, Rian berangkat seperti biasanya. Dia hanya sempat berpesan agar tidak usah banyak pikiran, karena semua kebutuhan anak untuk satu bulan ke depan sudah dipenuhi,” ujar Hidayati.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Riyan. Ia meminta keluarga tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
“Saya menyampaikan kepada keluarganya yang tabah dan sabar, karena beliau gugur dalam menjalankan tugas,” ujar Kholilurrahman.
Jenazah Riyan selanjutnya disemayamkan di rumah duka di Teja Timur, Dusun Sembung, Pamekasan, sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.







