Pelestarian Budaya Bali Lewat Festival Ngelawang Barong di Desa Sobangan

Jurnalpolisi.co.id-

BADUNG, Bali — Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung kembali menjadi pusat perhatian melalui penyelenggaraan Festival Ngelawang Barong, sebuah tradisi sakral Bali yang telah diwariskan secara turun-temurun. Festival ini resmi digelar pada 22–23 November 2025 di Areal Sakral Pura Sari, Banjar Tegalnarungan.

Festival Resmi Dibuka

Acara dibuka oleh anggota DPRD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Laka, didampingi oleh Perbekel Desa Sobangan I Ketut Tirtayasa. Keduanya menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan festival yang kini telah masuk agenda resmi Pemerintah Provinsi Bali.

“Festival Ngelawang Barong bukan hanya kegiatan seni, tetapi wujud bakti masyarakat terhadap Sang Hyang Widhi Wasa dan simbol pelestarian budaya leluhur,” ujar I Ketut Tirtayasa dalam sambutannya.

Menjaga Tradisi di Tengah Era Digital

Kepala Desa Sobangan menegaskan pentingnya peran generasi muda, terutama Generasi Z, dalam merawat identitas budaya Bali. Menurutnya, modernisasi dan teknologi tidak seharusnya menggerus tradisi lokal, melainkan dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan budaya Bali ke tingkat global melalui platform digital.

Dukungan Pemerintah terhadap Warisan Budaya

DPRD Provinsi Bali melalui Drs. I Nyoman Laka mendukung penyelenggaraan festival ini sebagai salah satu pusat kegiatan budaya masyarakat Bali. Desa Sobangan dinilai konsisten menjaga adat dan tradisi, sehingga layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.

Penyelenggara berharap pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Desa, dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap upaya pelestarian budaya Bali.

Bali sebagai Penopang Devisa Negara

Sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia melalui sektor pariwisata, Bali dinilai patut memperoleh dukungan strategis dalam hal kebijakan, infrastruktur, dan program pengembangan daerah. Provinsi Bali juga memiliki otonomi khusus di bidang pariwisata melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009, serta sistem pemerintahan berbasis desa adat yang tetap dipertahankan hingga kini.

Harapan ke Depan

Melalui Festival Ngelawang Barong dan berbagai kegiatan budaya lainnya, Desa Sobangan diharapkan mampu menarik wisatawan mancanegara serta membuka peluang investasi global di sektor pariwisata dan kebudayaan.

Dengan kekayaan budaya, spiritualitas, serta keramahan masyarakatnya, Bali terus memperkuat identitas sebagai daerah yang menjunjung tinggi warisan leluhur sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

(Dian jp red)