Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 66, Bus Sinarjaya Tabrak Truk Hino, 9 Orang Terluka

 

 

POLRESTA KARAWANG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan bus besar dan truk terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek Km 66, Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, pada Minggu (09/08/2026) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.10 WIB tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka, dengan satu korban menderita luka berat. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

 

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penanganan awal Unit Gakkum Satlantas Polresta Karawang, kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya konsentrasi pengemudi bus serta tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi, mengevakuasi korban, melakukan olah TKP, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

Kecelakaan bermula ketika truk Hino bernomor polisi Z-9158-AA yang dikemudikan E Mansur (52) mengalami pecah ban pada bagian belakang sebelah kanan. Kondisi tersebut membuat truk terpaksa berhenti di lajur kanan ruas tol yang dilintasi kendaraan.

 

Pada waktu dan lokasi yang sama, bus PO Sinarjaya bernomor polisi B-7036-TGC yang dikemudikan Dani Sulistiyo (33) melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta. Sesampainya di lokasi kejadian, bus diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan kemudian menabrak bagian belakang truk Hino yang sedang berhenti di depannya.

 

Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan pengamanan arus lalu lintas serta penanganan terhadap para korban.

 

Akibat kecelakaan tersebut, sembilan orang mengalami cedera. Satu penumpang bus, Turipah (55), warga Tangerang, mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Rosella Karawang Barat untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Sementara delapan korban lainnya mengalami luka ringan, terdiri dari tujuh penumpang bus dan satu pengemudi truk. Para korban yang berhasil diidentifikasi yakni Aang Setiawan, Umini, Nani Karyati, Silah, Eliza Supria, Madinah Madiarto, Supardi, serta pengemudi truk E Mansur. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia.

 

Berdasarkan penyelidikan awal Unit Gakkum Satlantas Polresta Karawang, faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi bus. Pengemudi diduga kurang berkonsentrasi, tidak menjaga jarak aman, serta kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas di depannya.

 

Sementara kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan baik, dengan cuaca cerah, permukaan jalan beraspal, jalur lurus, serta arus lalu lintas yang relatif sepi dan lancar.

 

Petugas yang dipimpin Kasat Lantas Polresta Karawang AKP Sudirianto bersama Kanit Gakkum IPDA Puji dan piket gabungan langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan. Petugas melaksanakan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan dua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

 

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut guna memastikan rangkaian kejadian dan faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

 

Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol, khususnya pengemudi bus dan kendaraan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, menjaga kondisi fisik tetap prima, memperhatikan jarak aman, serta meningkatkan konsentrasi selama berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terlebih saat melintas di jalan tol dengan kecepatan tinggi.***

Red (JP).

Tinggalkan Balasan