LEMBATA — JURNAL POLISI
Gangguan konektivitas internet kembali menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Terputusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Lewoleba–BU2 menyebabkan kualitas layanan telekomunikasi dan internet di wilayah Lewoleba dan sekitarnya mengalami penurunan.
Berdasarkan Holding Statement resmi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, gangguan terdeteksi sejak Selasa, 29 September 2026 pukul 20.24 WIB. Hasil pengukuran menunjukkan indikasi kuat adanya kabel yang putus pada segmen laut.
Gangguan tersebut berdampak terhadap jaringan TelkomGroup yang menjadi salah satu infrastruktur penting bagi aktivitas komunikasi dan layanan digital masyarakat.
Layanan seluler Telkomsel masih dapat digunakan dengan memanfaatkan jaringan cadangan. Namun, kapasitas jaringan cadangan tersebut terbatas sehingga pelanggan berpotensi mengalami penurunan kecepatan internet hingga gangguan sinyal di sejumlah wilayah.
Sementara layanan IndiHome, IndiBiz, dan layanan data mengalami gangguan yang lebih signifikan.
Kondisi ini berpotensi menghambat berbagai aktivitas masyarakat yang bergantung pada koneksi internet, mulai dari komunikasi, transaksi digital, kegiatan pendidikan, pekerjaan, hingga pelayanan yang membutuhkan akses jaringan.
TelkomGroup melalui unit InfraNexia tengah melakukan langkah pemulihan teknis.
Sejumlah upaya yang dilakukan meliputi optimalisasi jaringan cadangan serta pengaktifan kapasitas cadangan tambahan guna menekan dampak gangguan terhadap pelanggan.
Meski demikian, masyarakat masih diminta memahami bahwa selama proses pemulihan berlangsung, kualitas layanan dapat belum sepenuhnya normal.
Terhadap Kondisi ini, EVP Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pelanggan di Kabupaten Lembata atas gangguan yang terjadi.
Manajemen Telkom menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses pemulihan sehingga layanan dapat kembali normal.
Bagi masyarakat Lembata yang membutuhkan informasi atau hendak menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi Call Center 188 atau menggunakan kanal media sosial resmi Telkomsel dan IndiHome.
Terputusnya kabel laut Lewoleba–BU2 kembali menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur komunikasi bagi daerah kepulauan seperti Lembata. Ketika konektivitas terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan pengguna internet, tetapi juga dapat menjalar ke berbagai aktivitas masyarakat yang kini semakin bergantung pada layanan digital.
Reporter: Dhika Ahmad M










