Jurnalpolisi.co.id-Musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga hari ke-5 masih membawa duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Pada pagi hari pukul 09.00 WIB, Selasa (20/01/2026),
relawan dari Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang tergabung dalam DESTANA (Desa Tangguh Bencana Cikahuripan) bersama Media Jurnal Polisi Pers bersiap berangkat menuju lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu.
Sejak kejadian longsor pada 24 Januari 2026, sebanyak 40 relawan DESTANA Desa Cikahuripan langsung terjun ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban. Hingga hari ke-5, Rabu (28/01/2026),
para relawan masih terus bekerja sepenuh hati membantu pencarian korban yang belum ditemukan.
Kegiatan relawan DESTANA dipimpin oleh Kepala Relawan, Bapak Dedy, serta didukung oleh Bapak Jery dari komunitas STEPPA (Sarana Tempat Pecinta Alam) yang turut bergabung membantu proses evakuasi di lapangan.
Salah satu relawan, Ibu Ai Darwilah, menyampaikan bahwa sejak hari pertama kejadian hingga hari ke-5, para relawan terus melakukan evakuasi terhadap korban yang telah ditemukan maupun pencarian korban yang masih hilang. Berdasarkan data pembaruan pada 27 Januari 2026 (hari ke-4), korban yang berhasil ditemukan berjumlah 50 orang, dengan 30 orang telah teridentifikasi, termasuk 4 personel organik TNI. Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Memasuki hari ke-5, 28 Januari 2026, relawan gabungan terus melakukan evakuasi secara menyeluruh dan maksimal untuk menemukan seluruh korban bencana longsor.
Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto, S.H., menyatakan dukungan penuh kepada warganya yang menjadi relawan dan terlibat langsung dalam misi kemanusiaan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap tragedi yang telah merenggut banyak nyawa.
Bencana longsor di Desa Pasirlangu ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sejumlah pejabat negara turut meninjau lokasi kejadian, di antaranya Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., serta Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keprihatinan mendalam pemerintah atas musibah longsor yang menimbulkan banyak korban jiwa.
Jurnal Polisi Pers akan terus memantau dan menyampaikan perkembangan terkini dari lokasi bencana sebagai bentuk komitmen informasi kepada masyarakat.
(Dian jp red)













