Kabupaten Cirebon, Jurnal Polisi | Cisanggarung merupakan sebuah Sungai yang mengalir di Propinsi Jawa Barat dan berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah, Indonesia. Sungai yang berhulu di selatan waduk Darma tepatnya Di desa Cageur, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan dan bermuara di laut Jawa.
Kini musibah kembali terjadi di Sungai Cisanggarung, dua orang pelajar SMP tenggelam dan hanyut terbawa arus air saat sedang bermain air di lokasi tersebut. Tepatnya di blok Maneungteung Azimut, desa Waled desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Terjadi sekitar pk. 14.00 WIB, pada hari Rabu (22/04/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, keempat anak tersebut merupakan pelajar dari salah satu SMP yang tengah bermain air di bagian sungai yang dangkal, namun salah satu korban kemudian berenang ke arah tengah sungai yang dalam, rekan yang lainnya menyusul, hingga ahirnya keduanya terseret arus dan tenggelam.
Menurut Rohmat, salah seorang warga setempat mengatakan, “Saya mengetahui kejadian ini dari laporan seorang warga, lantas saya langsung menuju ke lokasi kejadian, ternyata mereka berempat, satu orang sudah melapor ke Polsek Waled, satu orang menunggu di pinggir sungai dan dua orang lainnya terbawa arus air ke bagian sungai yang dalam,” ujarnya.
Menurutnya peristiwa tersebut terjadi sekitar pk. 14.00 WIB, namun baru dilaporkan sekitar pk. 13.30 WIB, karena teman korban sempat panik dan berharap temannya muncul.” Ucapnya.
Dua orang korban yang tenggelam masing-masing bernama Aditya (15 Th) warga desa Pakusamben Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, dan Dani Hakim pelajar desa Kudumulya, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon. Sementara dua orang pelajar yang selamat yaitu David (15 Th) warga desa Karang wangun, Kecamatan Babakan dan Rendi (14th) warga desa Kudumulya, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon.
Mendapat laporan tersebut, berbagai pihak terkait melakukan evakuasi dan pencarian. Pihak yang tergabung dalam SAR, terdiri dari, personil Polsek Waled (4 orang), Koramil (2 orang), regu GURILA serta warga sekitar. Hingga berita ini dimuat, korban masih dalam proses pencarian.
Adanya kejadian seperti ini hendaknya dijadikan pengingat bagi para orangtua agar lebih Pro aktif dalam mengawasi gerak gerik anak kita, baik di dalam maupun di luar rumah.
(Muchtar, S.Pd./Iing Solihin)








