Karanganyar (Jawa Tengah), Jurnalpolisi.co.id – Korban hanyut hingga tenggelam di sungai tak jauh dari jembatan desa Kalongan, Papahan, Kabupaten Karanganyar pada Sabtu sore (10/02/2024) berhasil ditemukan.
Anak tersebut bernama Leonidez Grace Oei yang tinggal di desa Kalongan wetan RT 003/RW 017 Papahan Kabupaten Karanganyar.
Informasi yang didapat oleh awak media Jurnalpolisi.co.id (Padmi), sebelum kejadian saat itu korban sedang bermain di pinggir jembatan Kalongan bersama kakak dan satu orang temannya saat menjelang mahgrib sembari melempar-lempar batu kerikil ke sungai. Sehingga anak tersebut terpeleset hingga hanyut dan terbawa arus sungai yang cukup deras. Kemudian ada warga yang melintas dan melihat kejadian itu sehingga bergegas menolong dan mencari bantuan kepada warga setempat.
Menurut informasi dari Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Danang Kusumawardana memaparkan, Tim SAR gabungan dengan gerak cepat membuka operasi pencarian korban yang hanyut ke sungai pada waktu menjelang mahgrib kurang lebih pukul 18.30. Sementara tim dengan segera memasang jaring di dua titik lokasi untuk mengantisipasi supaya korban tidak hanyut terlalu jauh. Pemasangan jaring dilakukan di jembatan Gabahan dan belakang Perum Kahuripan.
Dengan situasi yang kurang mendukung tim SAR juga mendirikan posko induk di SDN 2 Ngijo yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat kejadian. Tim SAR pun dengan sigap dan berhati-hati serta pemantauan mereka lakukan penyisiran di Sungai, terangnya.
Koordinator Lapangan Basarnas pos Surakarta,Tri Puji Sugiarto menyampaikan, untuk pencarian anak hanyut hari yang ke dua ini timnya menerjunkan tiga Search and Rescue Unit (RSU) di Sungai Siwaluh. Dengan pencarian yang teliti sehingga tim SAR gabungan menemukan korban hanyut yang berjarak 200 meter dari jembatan Gabahan dan tersangkut batang bambu. Korban dievakuasi pada pukul 09.50 pagi, Minggu, 11/02. dengan kondisi meninggal dunia.
Dengan kondisi yang terluka dan akibat benturan batu, namun kondisi jenazah masih utuh.
Kapolsek Tasikmadu, AKP Sardiyanto mengatakan, setelah dievakuasi, korban lalu dibawa ke rumah duka. Tak lupa, AKP Sardiyanto juga berpesan dan menghimbau kepada warga setempat, agar di musim hujan ini kami semua harus waspada dan lebih berhati hati, tentunya warga yang mempunyai anak kecil agar tidak membiarkan anak main tanpa sepengetahuan orang tuanya, karena untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pungkasnya.***
(Ami)













