Tongku Basirudin Harahap sebagai Ketua Adat Huta Pardomuan merasa kaget atas adanya Plank di depan musholla

Huta Pardomuan Paluta, Tongku Basirudin Harahap sebagai Ketua Adat Huta Pardomuan merasa heran alias kaget melihat adanya pemasangan Plank di depan bangunan Musolla yang berada di tengah Tanah Ulayat nya, saat warga nya sedang sibuk melakukan Gotong royong perbaiki akses Jembatan penyebrangan pada hari selasa 29/09/2026 pagi hari.

Tongku Basiruddin Harahap menceritakan kepada Redaksi media ini, berikut kronologis nya; Pada pagi hari selasa 29 september, warga Huta Pardomuan sedang sibuk bergotongroyong di jembatan penyebrangan, lalu setelah istrahat tepatnya pukul 11.45 wib

Warga kembali ke Pondok masing masing untuk makan siang sambil istrahat, sesampai nya di pondok warga merasa heran dimana ada yang aneh di pondok nya, yang pertama bekas kaki memakai sepatu diduga sepatu PDL Aparat memasuki pondok pondok mereka setelah di periksa barang barangnya ternyata sejumlah warganya mengatakan sudah di acak acak dan banyak kehilangan barang berharganya.

Berikut ceritanya yang di alami warga di Huta Pardomuan, pertama kali melihat ada jejak bekas ban mobil masuk ke lahan tanah Ulayat Huta Pardomuan di perkirakan lebih dari 2 unit mobil jenis double cabbin, kemudian di temukan ada terpampang Plang milik Kementerian Kehutanan yang menutupi Pintu Musolla, melihat kejadian itu seraya bencinya oran orang munafik memasang Plank dan menutup pintu masuk Musolla itu.

Lalu atas nama bapak uwak “Netun Prihatin” ia menceritakan setelah melihat Pondok nya, ia telah merasa kehilangan sebuah Dompet nya yang berisi Uang pecahan Rp. 500rb, e-ktp, ATM, STNK Sepeda motor dll.
Kemudian warga atas nama E. Boru Siregar, ia kehilangan Kompor gas 2 tungku merek Rinnai, satu buah tabung gas ukuran 3 kg, dan Racun rumput dua liter merek Bablas.

Kemudian Atas nama Mas Gondrong, ia kehilangan sebuah Android/Hp, Kompor gas 2 tungku merek Rinnai, stu buah tabung gas ukuran 3 kg, Parang, cangkol, dodos, Lampu Panel surya lengkap Batrai cargernya, Racun Rumput 4 jerigen berukuran 4 liter merek Roundap, dan barang barang lainnya.

Dalam hal ini Tongku Basirudin Harahap akan melaporkan nya ke Pihak berwajib hingga ke DPRD/RI agar di usut siapa sosok yang menjarah harta benda milik warga nya yang sedang bergotongroyong di Huta Pardomuan pungkasnya.

Tim: Investigasi

Tinggalkan Balasan