Sumenep, //Jurnalpolisi.co.id_ Senin (12/10/2026) — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, secara resmi melepas atau menandai dimulainya kegiatan pembacaan bersama Surah Al-Waqi’ah sebanyak 111.111 kali dalam acara bertajuk “Kick Off 111.111 Pembacaan QS. Al-Waqi’ah” yang berlangsung di Graha Wiyata, MAN Sumenep.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri sekaligus menyambut Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 Tahun 2026. Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai religius di kalangan birokrasi dan masyarakat umum.
“Melalui pembacaan Surah Al-Waqi’ah ini, kita berharap seluruh aparatur dan masyarakat dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan, dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan,” ujar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan.
Kami menilai kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dalam membangun keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dan penguatan kehidupan rohani,” ujarnya.
ASN dan PPPK memang memerlukan penguatan spiritualitas seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga landasan keimanan dan akhlak yang baik, aparatur bisa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas.
“Semangat kebersamaan ini harus terus terjaga dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, bekerja, dan mengabdi, supaya kehadiran pemerintah benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Pembacaan Bersama 111.111 kali QS. Al-Waqi’ah ASN dan PPPK 2026, dalam rangka Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, diinisiasi oleh Kementerian Agama setempat.
Ia menyatakan, Sinergi lintas instansi ini dinilai menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
“Kami ingin pembacaan Surah Al-Waqi’ah secara bersama-sama dengan target 111.111 kali menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun budaya religius di lingkungan birokrasi,” pungkas Bupati.
Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga target jumlah bacaan tercapai, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
Agenda spiritual ini menjadi salah satu pilar religius dalam kalender acara menyambut Hari Puncak Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep (31 Oktober 2026) sekaligus Hari Santri. Selain acara keagamaan tersebut, pemerintah daerah dan berbagai instansi menyelenggarakan rangkaian kegiatan lain, di antaranya: 1.Lomba Menulis “Surat Cinta untuk Bupati Sumenep”: Kompetisi literasi kreatif untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs se-Sumenep yang berlangsung pada 5–24 Oktober 2026 (penyerahan hadiah pada puncak acara 31 Oktober).
2 Insentif Pajak Daerah: Kebijakan Bupati berupa diskon tunggakan PBB-P2 hingga 95% dan bebas denda untuk meringankan beban ekonomi masyarakat menyambut hari jadi kabupaten.
3.Pemberian Identitas Filosofis: Perayaan tahun ini mengusung logo resmi bertema “Songennep Jaja Rajja” yang melambangkan keberanian, spiritualitas, serta falsafah kepemimpinan yang damai.(NONONG JP)







