Garut,Jurnalpolisi.co.id- Menarik perhatian jadikan pemandangan baru dengan Tulisan “I Love SMPN 2 Cibiuk” kini menjadi salah satu hiasan hasil kreativitas siswa dan guru melalui program kokurikuler ecobrick.
Dipimpin kordinator bapa slamet bersama rekan lainya serta dengan melibatkan langsung para siswa dan guru SMPN 2 Cibiuk.
Kompak bersama sama berkreasi membuat karya dengan memanfaatkan limbah sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar sekolah.
Sampah plastik yang sebelumnya dianggap tidak berguna diolah dan dimasukkan ke dalam botol plastik hingga padat, dan ditimbang seberat 200 gram kemudian dirangkai disusun menjadi bagian dari hiasan tulisan “I Love SMPN 2 Cibiuk”.
Kepala Sekolah SMPN 2 Cibiuk Duden Ramdan,S.Ag,.M.M berikan apresiasi tinggi dalam pembuatan karya ecobrick ini melibatkan siswa dan guru secara bersama-sama, Kamis 01/10/26.
” Ya, jelas kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengurangi sampah plastik.
Tulisan “I Love SMPN 2 Cibiuk ” memberikan warna baru bagi lingkungan sekolah,”.ucapnya.
Selain memperindah area sekolah, karya tersebut juga menjadi simbol kecintaan dan kebanggaan siswa terhadap sekolahnya,” jelas Duden.
Dalam proses pembuatannya sambung Duden, para siswa belajar bekerja sama, bergotong royong, berkreasi, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan.Disini Guru juga turut memberikan arahan dan pendampingan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Program ecobrick diharapkan tidak berhenti pada pembuatan hiasan saja. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membangun kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah, sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
Karya “I Love SMPN 2 Cibiuk ” akhirnya bukan sekadar hiasan, tetapi juga memiliki pesan edukatif. Dari sampah plastik yang dikumpulkan, lahir sebuah karya yang mempercantik sekolah sekaligus mengingatkan seluruh warga sekolah bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana.
Melalui program kokurikuler ecobrick, SMPN terus mendorong siswa dan guru untuk menghasilkan karya kreatif yang bermanfaat. Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya sekolah yang bersih, kreatif, kompak, dan peduli terhadap lingkungan,” tutup Duden Ramdan.
( Ajo )







