TITI AKAR — RUPAT UTARA, 27 Oktober 2026 — Menanggapi imbauan Kapolda Riau yang mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam memberantas narkoba dan mencegah konflik sosial, Sukarto selaku Kepala Biro Pantau Global sekaligus Kepala Biro Swara Detik menyampaikan tanggapan khusus terhadap kondisi di wilayah Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
“Pulau Rupat selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk peredaran narkoba yang berasal dari negara tetangga. Kondisi ini harus ditangani dengan lebih serius dan sungguh-sungguh oleh semua pihak. Mata rantai peredaran narkoba ini harus kita putus bersama, tidak boleh dibiarkan terus berlanjut.”
Selaku insan pers, Sukarto menyatakan siap berperan aktif menjadi mata dan telinga masyarakat di lapangan:
“Kami siap menyampaikan informasi yang akurat dan cepat, membantu meningkatkan kesadaran warga, serta mendukung langkah kepolisian dalam mengawasi perbatasan dan jalur masuk di Pulau Rupat. Sinergi antara aparat, tokoh masyarakat, dan warga sangat diperlukan agar narkoba tidak lagi mudah masuk ke wilayah kita.”
Ia berharap langkah konkret segera dilaksanakan bersama, sehingga Pulau Rupat dan masyarakat Kabupaten Bengkalis terbebas dari bahaya narkoba demi masa depan generasi yang lebih sehat dan terjaga.***
Team investigasi nasional.







