Suasana Haru dan Bahagia Warnai Tasyakur Bini’mah Polsek Pameungpeuk Sambut Ramadhan 1447 H

Kabupaten Bandung | JurnalPolisi.co.id —Suasana haru dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Tasyakur Bini’mah yang digelar Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi spiritual bagi seluruh anggota dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

 

Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani anggota. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya tentang peningkatan ibadah, tetapi juga tentang memperbaiki kualitas diri dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam tausiyahnya, Ustadz Solehudin menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh anggota yang hadir agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum membersihkan hati dan meningkatkan keimanan. Ia menjelaskan bahwa dalam diri setiap manusia terdapat “deteksi hati” yang perlu selalu diperiksa.

 

Ustadz Solehudin menguraikan tiga kondisi hati, yakni Qalbun Salim (hati yang bersih), Qalbun Maridh (hati yang sakit), dan Qalbun Mayyit (hati yang mati). Hati yang bersih, menurutnya, akan melahirkan sikap jujur, sabar, dan penuh kasih. Sementara hati yang sakit dipenuhi iri, dengki, dan amarah. Adapun hati yang mati adalah hati yang jauh dari nilai-nilai kebaikan dan keimanan.

 

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh anggota agar dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetap menjaga kebersihan hati serta meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadhan.

 

Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh makna, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan berlandaskan nilai spiritual.

 

JurnalPolisi.co.id memastikan pemberitaan ini disusun secara faktual, berimbang, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik guna menjaga akurasi serta kepercayaan publik.

DARMANTO – INVESTIGASI NASIONAL JP