Bandung jurnalpolisi.co.id-
Bandung, 27 September 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215, Kecamatan Kiaracondong menggelar Kiaracondong Culinary Festival (KCF) yang dipadukan dengan pentas seni budaya dan parade musik band.
Acara berlangsung dalam dua sesi. Pada sesi pertama, sejak pukul 07.30 hingga 11.30 WIB, sebanyak 19 tenant kuliner ikut meramaikan festival. Kegiatan dibuka dengan senam bersama masyarakat, dilanjutkan sambutan dari Camat Kiaracondong Mochamad Arief Budiman, S.STP.. Sejumlah penampilan seni ditampilkan, di antaranya angklung LLI, Rampak Sekar RW 5 Cicaheum, tari jaipong Sukapura dan Babakan Sari, serta hiburan musik dari Parno Band.
Sesi kedua semakin semarak dengan kehadiran 29 tenant kuliner. Pertunjukan seni bela diri Pagar Nusa, penampilan SOS Band, pembagian doorprize, hingga aksi musik Rapsody mewarnai jalannya acara.
Wali Kota Bandung yang sedianya hadir, berhalangan karena agenda yang padat. Namun, acara tetap berlangsung meriah dengan kehadiran Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, S.H., M.H. yang turut memberikan dukungan.
“Dengan terbentuknya warga jaga warga yang terdiri dari tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, dan ASN, kita bisa bersama-sama membangun Kiaracondong yang aman dan kondusif. Polsek Kiaracondong juga siap membantu masyarakat dalam waktu 24 jam untuk melayani,” ujar Kompol Sumartono.
Sementara itu, Camat Kiaracondong Mochamad Arief Budiman, S.STP., menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat. “Melalui Culinary Festival ini, kami ingin menegaskan bahwa Kiaracondong adalah pusat kreativitas sekaligus etalase kuliner lokal yang mampu bersaing. Kami bangga masyarakat sangat antusias memeriahkan Hari Jadi Kota Bandung,” ungkapnya.
Sebagai penanggung jawab acara, Narno, Plt. Kasi Ekbang Kecamatan Kiaracondong, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. “KCF adalah bukti nyata bagaimana pemerintah kecamatan bersama warga dan UMKM bisa bergerak bersama. Ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal,” katanya.
Dari sisi publikasi, Humas KCF Shara Alfadzuhardi, S.AB, menambahkan bahwa acara ini bukan hanya pesta kuliner, tetapi juga ruang apresiasi seni dan budaya. “Kami ingin menghadirkan sebuah festival yang lengkap, dari sajian kuliner, hiburan musik, hingga pelestarian budaya. Harapannya, KCF bisa menjadi agenda tahunan yang ditunggu masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari sejumlah perangkat daerah Kota Bandung, di antaranya Disdukcapil Kota Bandung, Disdagin Kota Bandung, DiskopUKM Kota Bandung, Bapenda Kota Bandung, DP3A Kota Bandung, DPMPTSP Kota Bandung, serta perbankan daerah Bank BJB.
Menjelang malam, festival diisi dengan penampilan Rapsody, break adzan Maghrib, dilanjutkan kembali oleh Rapsody. Puncaknya, masyarakat diajak nonton bareng laga Persita vs Persib sebelum acara resmi ditutup dengan Culinary Festival.
Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan HJKB ke-215, sekaligus mendukung UMKM kuliner lokal dan melestarikan seni budaya daerah agar semakin dicintai masyarakat.
(Iis jp red)













