Polresta Bandung – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Ciseke, RT 03 RW 09, Desa Sindangsari, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Rumah berukuran sekitar 8 x 6 meter tersebut terbakar saat pemilik rumah sedang memasak air menggunakan kompor. Berdasarkan keterangan saksi, air yang dimasak hingga mengering diduga memicu kejadian yang kemudian menyambar bagian gas di bawah kompor.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Mereka berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sembari meminta bantuan warga sekitar.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong. Kondisi akses jalan yang sulit dilalui kendaraan pemadam kebakaran membuat warga berinisiatif melakukan pemadaman secara manual hingga api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, kerugian materiel akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Paseh langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, melakukan dokumentasi, serta memasang garis polisi di sekitar lokasi.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., melalui Kapolsek Paseh AKP Hario Edi Wibowo, S.H., membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut.
“Personel sudah mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk pengecekan TKP serta meminta keterangan para saksi. Untuk sementara, situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.
Polsek Paseh juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor maupun peralatan yang berhubungan dengan api, serta memastikan kondisi dapur dan sumber gas sebelum meninggalkan rumah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika aktivitas memasak sedang berlangsung. Kepedulian dan gotong royong warga juga menjadi bagian penting dalam penanganan awal ketika terjadi keadaan darurat di lingkungan permukiman. Tungkas Kapolsek.***
Red (JP).







