Lembata – Jurnal Polisi
Di tengah tantangan ekonomi dan tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, Kabupaten Lembata memasuki babak baru kebangkitan dunia usaha. Harapan itu menguat setelah Dr. Jimmy Sunur resmi dilantik sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lembata periode 2026–2031, dengan membawa pesan optimisme bahwa Lembata bukan daerah yang harus terus dilihat dari keterbatasan, melainkan daerah kaya potensi yang menunggu dikelola melalui inovasi, investasi, dan kerja bersama.
“Lembata bagi saya bukan lembah derita, tetapi Lembah Harta,” tegas Dr. Jimmy Sunur dalam sambutannya usai dilantik, Sabtu (1/8/2026).
Pernyataan tersebut menjadi semangat baru bagi Kadin Lembata untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM, peningkatan investasi, serta optimalisasi potensi unggulan seperti kelautan, perikanan, mutiara, rumput laut, pertanian, peternakan, dan pariwisata.
Pelantikan Ketua dan jajaran pengurus Kadin Kabupaten Lembata periode 2026–2031 berlangsung khidmat dan dihadiri Kapolres Lembata AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Wakapolres Lembata Kompol Fakhrudin, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lembata, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata Apolanaris Mayan, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, pimpinan OPD, pimpinan perbankan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi dunia usaha di Kabupaten Lembata. Di bawah kepemimpinan Dr. Jimmy Sunur, Kadin Lembata periode 2026–2031 berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim usaha yang sehat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Dr. Jimmy Sunur menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada Kadin Lembata.
Menurutnya, Kadin merupakan rumah besar bagi seluruh pelaku usaha tanpa membedakan latar belakang bidang usaha. Di dalamnya berhimpun pelaku perdagangan, perhotelan, restoran, koperasi, pertanian, peternakan, perikanan, hingga ekonomi kreatif yang memiliki tujuan yang sama, yakni membangun perekonomian Kabupaten Lembata.
Mengutip filosofi “Concordia Res Parvae Crescunt” yang berarti persatuan mampu membesarkan hal-hal kecil, Dr. Jimmy Sunur menegaskan bahwa semangat persatuan merupakan modal utama dalam mendorong kebangkitan ekonomi daerah.
“Lembata bagi saya bukan lembah derita, tetapi Lembah Harta. Daerah ini memiliki kekayaan laut, perikanan, mutiara, rumput laut, pertanian, peternakan, hingga pariwisata yang luar biasa. Yang kita butuhkan sekarang adalah inovasi agar seluruh potensi tersebut mampu melahirkan produktivitas, investasi, dan produk-produk unggulan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai potensi besar yang dimiliki Kabupaten Lembata belum dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, dibutuhkan inovasi, investasi, dan sinergi yang kuat agar kekayaan daerah dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat UMKM dan pelaku usaha lokal.
Dr. Jimmy Sunur menegaskan bahwa Kadin bukan sekadar organisasi pengusaha, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan ekonomi dan perdagangan.
Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Lembata membangun komunikasi yang intensif dengan Kadin agar berbagai program pembangunan ekonomi dari pemerintah pusat hingga daerah dapat berjalan efektif.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, lanjutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, menarik investasi, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Kadin NTT Dr. Bobby Lianto, M.M., MBA., menegaskan bahwa Kadin tidak bergantung pada anggaran pemerintah dalam menjalankan program organisasi. Seluruh kegiatan dilakukan secara mandiri melalui semangat gotong royong dan kontribusi para pengusaha.
Sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia, Kadin NTT menghadirkan Kadin Institute yang membuka berbagai pelatihan keterampilan, termasuk program bahasa Jerman dan penempatan kerja melalui program Berufsbildung.
Hingga kini, sekitar 20 pemuda asal NTT telah mengikuti program tersebut dan bekerja di Jerman dengan penghasilan dalam mata uang euro.
Menutup sambutannya, Dr. Jimmy Sunur menegaskan bahwa Kadin harus hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar menjadi organisasi formal.
“Kita hadir bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata. Kita harus terus mengawal UMKM, mendampingi pelaku usaha, serta bersama-sama membangkitkan ekonomi Kabupaten Lembata,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, mewakili Bupati Lembata, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata Apolanaris Mayan menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan jajaran Dewan Pengurus Kadin Lembata periode 2026–2031 yang resmi dilantik.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pengurus periode sebelumnya atas kontribusi dan kolaborasi yang telah dilakukan dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutan Bupati Lembata, ditegaskan bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, serta memberdayakan pelaku usaha lokal.
“Kita harus bersama-sama membangun ekonomi daerah untuk mewujudkan Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing,” ujarnya.
Apolonaris menegaskan bahwa pembangunan Lembata harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pelayanan publik yang semakin baik, serta pembangunan infrastruktur yang mampu membuka akses dan peluang bagi masyarakat.
Menurutnya, sektor nelayan, petani, dan peternak menjadi kekuatan utama pembangunan ekonomi daerah.
“Masa depan Lembata harus dibangun dari desa, dari pesisir, dari lahan pertanian, dari kandang-kandang ternak, dari tangan para nelayan, dari tangan para petani, dan dari kekuatan para peternak. Di sanalah denyut ekonomi sebagian besar masyarakat kita berada,” tegasnya.
Bupati berharap kehadiran Kadin mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal, membuka akses pasar bagi produk unggulan Lembata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan iklim usaha yang adil, sehat, dan inklusif.
Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kadin, berbagai inovasi diharapkan dapat lahir untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lembata.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dan leluhur Lewotana senantiasa memberkati setiap ikhtiar kita dalam membangun Kabupaten Lembata yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.
Jurnalis: Dhika Ahmad M








