Desa Ciangir, Kecamatan Cibingbin, dipimpin oleh Bapak Rahmat, sosok kepala desa yang bertekad mewujudkan kepentingan masyarakat dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Dalam menjalankan kepemimpinannya, beliau menitikberatkan pada keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan yang berlangsung di Desa Ciangir.
Kepemimpinan Bapak Rahmat dapat digambarkan dengan prinsip “sedikit bicara, banyak bekerja.” Ia lebih memilih menunjukkan pengabdian melalui tindakan nyata daripada sekadar menyampaikan banyak janji. Sikap tersebut membuatnya disukai dan diterima oleh banyak kalangan masyarakat.
Dalam mengajak masyarakat membangun desa, Bapak Rahmat tidak menggurui. Ia justru berusaha merangkul dan mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mengambil bagian dalam setiap proses pembangunan. Baginya, kemajuan desa bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan seluruh masyarakat.

Prinsip “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” menjadi salah satu filosofi yang tercermin dalam cara beliau menjalankan kepemimpinannya. Semangat kebersamaan tersebut terus ditanamkan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar turut berperan dalam membangun Desa Ciangir.
Dengan semangat dan dedikasi yang tidak mengenal lelah, Bapak Rahmat terus berupaya memberikan pelayanan serta mendorong kemajuan desanya. Ketegasan dan kebijaksanaannya dalam menjalankan tugas menjadi bagian dari sosok kepemimpinan yang ia tunjukkan kepada masyarakat.
Di sisi lain, beliau dikenal sebagai pribadi yang ramah dan santun dalam bergaul. Sikap terbuka juga terlihat dari caranya menerima setiap tamu yang datang ke ruang kerjanya. Masyarakat maupun siapa pun yang berkunjung disambut dengan sikap yang hangat dan penuh penghargaan.
Atas dedikasi, semangat kebersamaan, serta komitmennya dalam mendorong partisipasi masyarakat, Bapak Rahmat layak mendapatkan apresiasi atas pengabdiannya sebagai Kepala Desa Ciangir. Semangat membangun desa secara bersama-sama menjadi nilai penting yang terus ia dorong demi terciptanya Desa Ciangir yang semakin maju dan masyarakat yang semakin berdaya. (Rajak)







