Bandara jurnalpolisi.co.id-
Audensi silaturahim kecanatan Cicendo yang Di Hadiri oleh Camat Cicendo
Drs. Bira Gumbira, S.STP, M.Si Dan Ganjar Arimukti, S.Sos, M.Ap sebagai sekcam serta Pak Sofian
Pak M. Zakaria
serta Mendukung Pembangunan Kota Bandung Melalui Kelurahan Berdaya
1. Fasilitasi dan Koordinasi Pembangunan
Kecamatan Cicendo secara aktif memfasilitasi dan mengoordinasikan program pembangunan berdasarkan perencanaan Pemerintah Kota Bandung. Program pembangunan mengacu pada pendekatan Kelurahan Berdaya, di mana:
Setiap kelurahan memperoleh anggaran berdasarkan jumlah penduduk dan kebutuhan lokal.
Alokasi anggaran dialokasikan:
20% untuk penanganan stunting
25% untuk pembangunan infrastruktur dasar
Usulan program berasal dari Musrenbang tingkat kelurahan dan dimasukkan melalui aplikasi resmi.
Peran kecamatan bersifat pengawasan terhadap pelaksanaan, bukan sebagai pelaksana utama.
2. Dana Kelurahan dan Musyawarah Kelurahan
Wacana anggaran Musyawarah Kelurahan sebesar Rp200 juta per kelurahan.
Mengacu pada Permendagri, dengan pengawasan dari inspektorat.
Kecamatan hanya bertindak sebagai pengawas administratif.
Pelaksanaan Muskel yg melibatkan RT, RW, tokoh masyarakat, untuk menjamin transparansi dan keterbukaan.
Kecamatan Cicendo terdiri dari 6 kelurahan, seluruhnya menjalankan prinsip keterlibatan warga.
3. Partisipasi Masyarakat dan Kolaborasi
Kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk:
PKLKPP (Pusat Kesejahteraan dan Layanan Kependudukan Penduduk dan Perlindungan)
Diskominfo, untuk publikasi dan diseminasi informasi melalui media.
Camat Cicendo menekankan pentingnya keterlibatan warga dan komunikasi dua arah.
4. Penanganan Pengaduan dan Konflik Sosial
Banyak kejadian dan masalah sosial bermula dari pengaduan masyarakat.
Pihak kecamatan memfasilitasi mediasi bersama Kapolsek dan Danramil.
Mediasi dilakukan berdasarkan aturan hukum. Jika tidak ada titik temu, masyarakat dipersilakan menempuh jalur hukum.
Setiap kecamatan memiliki Satgas Anti-Premanisme, sesuai arahan Gubernur.
5. Kesiapsiagaan Bencana dan Lingkungan
Kecamatan siap menangani bencana seperti:
Banjir
Longsor
Pohon tumbang
Penanganan dilakukan oleh petugas kecamatan yang siaga dan tanggap.
6. Transparansi dan Informasi Publik
Terkait keterbukaan informasi publik, semua masyarakat dapat mengakses dokumen publik seperti:
RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah)
RKAS (Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah)
RKP (Rencana Kerja Pemerintah)
Akses tersedia melalui website resmi pemerintah.
Informasi yang bersifat pribadi/rahasia dikecualikan, sesuai aturan hukum yang berlaku.
Implementasi PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) berjalan dengan baik.
7. Monitoring dan Evaluasi Program
Kecamatan melakukan:
Monitoring program secara rutin
Rapat Koordinasi (Rakor) berkala
Analisa anggaran dan kinerja
Audit dilakukan oleh inspektorat kota.
Kecamatan Cicendo meraih rapor kinerja terbaik di antara semua kecamatan di Kota Bandung.
Kesimpulan
Kecamatan Cicendo berkomitmen untuk menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, dengan pendekatan transparan, kolaboratif, dan responsif. Melalui sinergi bersama warga, perangkat kelurahan, dan dinas terkait, program pembangunan diharapkan berjalan efektif, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
(Dian jp red)













