Asahan, JurnalPolisi.co.id | Jumat 15 Agustus 2025 bertempat di Halaman Kantor Camat Pulau Rakyat Upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tahun 2025 telah dilaksanakan berjumlah 37 Paskibra kesiapan generasi muda terpilih untuk menjalankan tugas penting dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan ini menjadi momen bersejarah bagi para anggota Paskibra yang telah melalui berbagai tahap seleksi dan pelatihan fisik maupun mental.
Acara ini Pimpin oleh Camat Pulau Rakyat Muhammad Syarif, AR., S.STP. serta di hadiri Oleh Kapolsek Pulau Raja, Danramil 16, Forkopimcam, Sekretaris Camat, para pelatih Paskibra, serta Kasi/Kasubag Kecamatan Pulau Rakyat. Dalam upacara pengukuhan, para peserta Paskibra menerima penyematan atribut resmi sebagai simbol pengesahan mereka sebagai anggota yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Camat Pulau Rakyat Muhammad Syarif, AR., S.STP., mengungkapkan bahwa latihan intensif yang dijalani para peserta Paskibra tidak hanya mempersiapkan mereka untuk tugas pengibaran bendera, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama tim. “Mereka dilatih tidak hanya untuk tugas fisik saja, tetapi juga untuk memahami esensi dari tugas mereka sebagai pengibar bendera, yaitu menjaga kehormatan Negara dan menjadi simbol semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Para anggota Paskibra dengan lantang mengucapkan sumpah setia untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik bangsa, dan mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol kemerdekaan Indonesia.
Para peserta juga menerima penghormatan dari seluruh tamu undangan, menandakan bahwa mereka telah resmi menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
Diharapkan, semangat yang ditanamkan melalui pengukuhan Paskibra ini akan terus terbawa oleh para anggotanya hingga mereka kembali ke masyarakat. Para anggota Paskibra tahun 2025 bukan hanya sekedar pengibar bendera, tetapi juga pemuda-pemudi yang diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di masa depan.
(Sugito/kabiro)







