Pemkab Bengkayang Punya Hutang Hampir 8 Miliar dengan Kampus UKSW

Bengkayang (jurnalpolisi.co.id),– Pemerintah Kabupaten Bengkayang saat ini memiliki hutang biaya perkuliahan Mahasiswa/i yang berada di pulau Jawa. Diketahui hutang tersebut sangat fantastis sebesar 7 miliar lebih.

Menurut informasi, tunggakan biaya kuliah tersebut ada di salah satu kampus swasta di Jawa Tengah yakni UKSW ( Universitas Kristen Satya Wacana). Dampak dari hutang Pemkab Bengkayang itu puluhan Mahasiswa/i yang sudah menjalani perkuliahan di semester akhir atau akan menyelesaikan kuliahnya terancam tidak akan di wisuda.

Martinus Khiu, selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkayang yang membidangi Pendidikan mengatakan, hal tersebut adalah salah satu persoalan yang sedang di hadapi Pemkab Bengkayang, tetapi bagaimana Pemkab Bengkayang mencari solusi untuk bisa menyelesaikan persoalan yang sedang di hadapi tersebut.

“Terkait tunggakan di kampus UKSW ini, kami sudah di beri tahu saat pertemuan dengan Pemerintah Bengkayang yang hadir tadi ada Kepala BPKAD, Bapeda, Dinas Pendidikan, dan Inspektorat,” kata Ketua Komisi III, Martinus Khiu saat di temui sesuai rapat, Jumat, 14 Juli 2023.

Selanjutnya ia menjelaskan, saat pertemuan mengenai pembahasan hutang biaya Perkuliahan Mahasiswa/i Kabupaten Bengkayang, dirinya menegaskan bahwa yang namanya hutang tetaplah hutang apalagi menyangkut nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, apalagi hutang tersebut mempunyai dasar hukum dan regulasi yang jelas.

“Dan tadi sudah kita sepakati setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas pendidikan, sehingga hutang dengan UKSW ini kita jadikan prioritas. Setelah itu kita sepakat dalam anggaran perubahan ini kita anggarkan sekitar 5 Miliar lebih untuk membayar hutang dengan kampus UKSW. Sisanya yang 2 miliar lebih nanti kita anggarkan di APBD 2024,” ucap Martinus Khiu.

Kemudian Anggota DPRD dari Partai Demokrat tersebut mengatakan, pihak Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) harus memahami kondis Pemkab Bengkayang. Karena menurutnya dari 2019, 2020 dan 2021 anggaran banyak yang di Recofusing terkait Covid-19, dan itupun instruksi dari Pemerintah Pusat sehingga berdampak pada semua bidang. Ia juga berharap kepada orang tua Mahasiswa/i agar tetap tenang dan yakin Anak-anaknya pasti akan selesai.

“Pihak kampus UKSW jangan ragu-ragu dengan Pemkab Bengkayang, Pemerintah Bengkayang pasti akan melaksanakan kewajiban itu, dan kita minta tolong untuk Pihak UKSW agar Mahasiswa/i kita proses perkuliahannya di jalankan terus sampai mereka wisuda, agar orang tua mereka tidak cemas,” tutupnya.

(Tino/Mus)