Bandung – Polsek Rancaekek Polresta Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat melalui kegiatan operasi knalpot brong di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB tersebut menyasar lingkungan SMKN 1 Rancaekek sebagai bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Operasi tersebut dipimpin Kanit Lantas Polsek Rancaekek IPTU Asep Dadan dengan melibatkan personel gabungan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang ditemukan menggunakan knalpot brong.
Dari kegiatan tersebut, petugas mendapati sebanyak 52 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Selanjutnya, knalpot yang tidak sesuai standar tersebut diamankan oleh Unit Lantas Polsek Rancaekek untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan kendaraan sesuai ketentuan.
“Kami terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif agar masyarakat, khususnya para pelajar, semakin memahami pentingnya menggunakan kendaraan dengan perlengkapan yang sesuai standar. Hal ini juga sebagai upaya bersama untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kompol Deny Sunjaya.
Ia menambahkan, Polsek Rancaekek akan terus melakukan kegiatan serupa secara berkala sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.
“Polisi tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga terus memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga penggunaan kendaraan dapat dilakukan secara aman dan sesuai aturan,” pungkasnya.***
Andi (JP).







