Jurnqlpolisi.co.id-Bandung Barat, 10 Oktober 2025 —
Jurnalis Dian dari Media Jurnal Polisi Pers melakukan kunjungan ke Kantor Desa Gudang Kahuripan yang berlokasi di Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kedatangan tim redaksi disambut hangat oleh Kepala Desa Gudang Kahuripan, Agus Karyana, S.T.
Dalam suasana santai namun penuh fokus, jurnalis Dian melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala Desa Agus Karyana terkait Program Koperasi Merah Putih, salah satu rencana kerja strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Agus Karyana menjelaskan bahwa pihaknya akan transparan dalam mengelola anggaran Koperasi Merah Putih setelah pencairan dana dari pemerintah pusat dilakukan.
> “Untuk tahap awal, kami akan mengelola program sembako murah agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Setelah sistemnya berjalan baik, koperasi ini akan dikembangkan untuk mendukung modal usaha UMKM warga desa,” ujar Agus Karyana.
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa keanggotaan awal koperasi akan dimulai dari pihak internal pemerintah desa, seperti pegawai desa, RT/RW, serta unsur keamanan dan Linmas.
Langkah ini, menurutnya, menjadi contoh agar masyarakat semakin antusias bergabung dan memanfaatkan fasilitas koperasi untuk memperkuat modal usaha secara berkelanjutan.
> “Kami ingin koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi warga. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, diharapkan perekonomian masyarakat desa semakin makmur dan mandiri,” jelas Agus.
Terkait struktur organisasi, Agus Karyana akan berperan sebagai pengawas dan fasilitator kebijakan strategis koperasi. Sementara kepengurusan akan dipilih secara demokratis dari kalangan masyarakat desa yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang koperasi.
> “Saya hanya bertugas sebagai pengawas dan fasilitator agar koperasi berjalan sesuai aturan dan tujuan utamanya: membantu masyarakat,” tegasnya.
Agus juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo bahwa Koperasi Merah Putih harus menjadi sarana nyata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
Dari sisi pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan pemerataan ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial. Sebagai langkah konkret, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih yang diketuai oleh Menko Pangan, dengan dukungan lintas kementerian di bawah koordinasi kabinet Presiden Prabowo.
Pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih resmi beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025. Untuk tahap awal, pemerintah menyiapkan fasilitas pembiayaan dengan plafon kredit sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut bukan hibah, melainkan kredit awal yang akan dikelola secara profesional, sebagaimana dijelaskan oleh Menko Pangan Zulkifli.
Menutup wawancara, Agus Karyana menyampaikan optimisme dan dukungannya terhadap program nasional ini.
“Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih, kami berharap ekonomi warga Desa Gudang Kahuripan semakin tumbuh dan mandiri,” pungkasnya.
(Dian jp red)







