Palangka Raya, Jum’at 5/10/2023, Jurnalpolisi.co.id –
Kabut asap akibat Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Kalimantan Tengah memang menjadi masalah serius yang berdampak meresahkan bagi masyarakat dan lingkungan. Beberapa alasan mengapa kabut asap dari Karhutla begitu mengkhawatirkan termasuk:
1.Kesehatan Masyarakat: Kabut asap mengandung partikel-partikel kecil yang dapat merugikan kesehatan manusia, terutama sistem pernapasan. Ini dapat menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
2.Dampak Lingkungan: Karhutla merusak ekosistem hutan yang penting untuk keseimbangan ekologi. Kebakaran ini juga menghancurkan habitat satwa liar dan berkontribusi pada perubahan iklim dengan melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer.
3.Gangguan Aktivitas Sehari-hari: Kabut asap dapat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat seperti bersekolah, bekerja, dan berpergian. Ini dapat berdampak negatif pada produktivitas dan kualitas hidup.
4.Kerugian Ekonomi: Kabut asap juga dapat merugikan sektor ekonomi, terutama bagi petani dan nelayan yang mengalami penurunan hasil panen dan daya tangkap ikan akibat kabut asap yang tebal.
Pemerintah dan berbagai lembaga telah berupaya untuk mengatasi masalah Karhutla, termasuk pemantauan dan pemadaman api serta kampanye kesadaran publik tentang pentingnya menjaga hutan dan lahan.
Semua pihak perlu berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan agar dapat mengurangi dampak kabut asap yang meresahkan masyarakat, Ayo kita dukung pemerintah dalam pencegahan Karhutla di Kalimantan Tengah ini, karena udara yang bersih hutan yang subur itu adalah warisan untuk anak cucu kita nanti.
Stop Pembakaran Hutan dan lahan secara brutal..!!!
(Hariyoso86).






