Inovasi Bidan Desa, Polindes Babokerong Kini Tampil Lebih Layak dan Representatif

Lembata  Jurnal Polisi.co.id-

Bidan Desa Babokerong, Nurhamsyah Kartini, melakukan inovasi pelayanan kesehatan dengan mempercantik tampilan Pondok Bersalin Desa (Polindes) melalui pengecatan ulang bangunan, perbaikan plafon, serta pembenahan tangga teras. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, sejak 29 hingga 31 Januari 2026, di Polindes Desa Babokerong, Kabupaten Lembata, guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Tak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan, Polindes Babokerong juga mengalami peningkatan signifikan dari sisi kelengkapan alat kesehatan. Sebelumnya fasilitas masih terbatas dan belum sepenuhnya memadai, kini berbagai alat kesehatan penunjang telah terpenuhi, sehingga pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat dilakukan secara lebih optimal, aman, dan profesional.

Bidan Desa Babokerong, Nurhamsyah Kartini, menjelaskan bahwa Polindes memegang peranan vital sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa. Karena itu, sarana dan prasarana harus benar-benar layak, baik dari segi bangunan maupun kelengkapan alat kesehatan.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman, aman, dan tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan di Polindes. Lingkungan yang bersih dan fasilitas yang memadai sangat memengaruhi kepercayaan warga,” ujarnya.

Kepala Desa Babokerong, Mohammad Ismail, S.Sos., mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Bidan Desa. Menurutnya, perbaikan Polindes dan pemenuhan alat kesehatan ini memberi dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di desa.
“Kami sangat mendukung terobosan ini. Polindes yang layak akan meningkatkan semangat masyarakat untuk memeriksakan kesehatan, khususnya ibu hamil dan balita,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Ahmad, salah satu tokoh masyarakat Desa Babokerong. Ia menilai perubahan kondisi Polindes sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman saat mengakses layanan kesehatan.
“Sekarang Polindes terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman. Warga jadi lebih tenang membawa anak dan ibu hamil untuk berobat,” katanya.

Pekerjaan perbaikan Polindes diawali dengan koordinasi bersama perangkat desa dan kader kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan perbaikan fisik bangunan sesuai kebutuhan lapangan.

Jurnalis: Dhika Ahmad M