Garut,Jurnalpolisi.co.id— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut memberikan remisi kepada sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu 17/08/25.

Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada WBP yang telah menunjukkan perilaku baik, mengikuti program pembinaan dengan tekun, serta memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bertempat di Gazebo Lapas di hadiri langsung Bupati Garut, Wakil Bupati Garut,Kalapas Garut, Kapolres Garut, Kepala BNNK Garut, KaBapas Garut, Karutan Garut, Anggota DPRD Garut, Ketua MUI Garut, Dandim 0611 Garut, Danrem 062/Tarumanegara,Dandenpom III/2 Garut,Ketua PN Garut,Kepala Kemenag, Ketua TP PKK, Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 0611Garut,Ketua Bhayangkari Cabang Polres Garut, DWP Kabupaten Gatut.
Kepala Lapas Kelas IIA Garut Rusdedy mengatakan, “Remisi ini bukan semata-mata pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi para WBP untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.”
Pada tahun ini, jumlah WBP mendapatkan remisi sebanyak 673 orang WBP menerima remisi, dengan rincian:
Remisi Umum I (pengurangan masa tahanan sebagian): 643 orang
Remisi Umum II (langsung bebas): 30 orang
Dengan remisi ini ,Negara dapat melakukan penghematan anggaran biaya makan bagi Narapidana sebesar Rp 1.126.890.000 tentunya sangat signifikan.
Ini menjadi bukti bahwa sistem Pemasyarakatan memberi manfaat ganda,baik bagi warga binaan maupun bagi efisiensi anggaran negara.ngat kebebasan bukan akhir perjalanan melainkan babak baru tuk dapat dapat menjadi anggota masyarakat yang baik.
Selain remisi Lanjut Rusdedy, Lapas Garut juga terus berupaya meningkatkan kualitas program pembinaan bagi warga binaan, melalui pendidikan kerohanian,keterampilan kerja hingga usaha produktif.Maka warga binaan kita dorong tuk berubah berdaya sehingga memiliki bekal setelah kembali ke masyarakat.
“Semoga pemberian remisi ini menjadi momentum bagi seluruh WBP untuk terus berbenah diri dan siap kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif, ingat kebebasan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru tuk membuktikan bahwa proses pembinaan tidak sia-sia.
Kalapas juga ucapkan terimakasih kepada Bupati Garut dan jajaran Forkopimda serta seluruh pihak di mana selalu mendukung program Pemasyarakatan,semoga kerja sama selalu terjalin demi wujudnya tujuan pemasyarakatan dalam membina warga binaan kembali menjadi anggota masyarakat yang baik,” pungkas Kalapas.
( Ajo )







