Bandung Jurnal Polisi.co.id-
Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 40 Bandung merayakan hari jadinya yang ke-8 di Rumah Makan Gacoan, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Minggu (31/8/2025). Acara yang berlangsung penuh keakraban ini dihadiri oleh sembilan angkatan, mulai dari tahun 1990 hingga 1999.
Perayaan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga wadah silaturahmi dan mengenang memori masa sekolah. Acara tersebut digagas oleh Sony, founder IKA sekaligus penasihat saat ini, bersama Iyus sebagai pengurus aktif.
Dalam wawancara dengan Jurnal Polisi Pers, Sony menyampaikan bahwa tujuan utama peringatan hari jadi ini adalah mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus memperluas kiprah sosial IKA.
“Selain menjalin kebersamaan, ke depan IKA akan lebih fokus pada kegiatan sosial. Kami ingin memberikan perhatian khusus kepada guru-guru yang telah mendidik kami, banyak di antaranya kini sudah sepuh dan pensiun. Bentuk kepedulian itu bisa berupa bantuan sosial maupun menjalin komunikasi yang erat dengan mereka,” ungkap Sony.
Tak hanya itu, IKA juga merencanakan kegiatan sosial yang lebih luas, seperti sunatan massal untuk anak yatim piatu. Bahkan, pada tahun-tahun sebelumnya, alumni angkatan 1999 bersama donatur lain telah berkontribusi dalam pembangunan masjid yang digagas oleh Beni (angkatan 1999) dan Acep Jamaludin (angkatan 1999), yang kini menjabat sebagai anggota DPRD tingkat provinsi dari dapil Kota Cimahi.
Kedepannya, menurut Sony dan Iyus, IKA akan membentuk manajemen profesional yang dikelola oleh anggota sendiri. Tujuannya adalah membuka usaha independen yang bisa menjadi sumber pemasukan organisasi. “Dengan manajemen yang baik, IKA tidak hanya bisa mandiri secara finansial, tetapi juga dapat terus menggelar kegiatan sosial secara berkelanjutan,” jelas Sony.
Harapan besar pun muncul dari para alumni. Jika IKA semakin solid, bukan tidak mungkin perayaan hari jadi berikutnya bisa digelar lebih meriah, bahkan di luar kota seperti Bali atau Yogyakarta. “Mimpi ini bisa terwujud kalau semua alumni serius melangkah bersama,” tambah Iyus.
Acara ini juga punya kesan tersendiri bagi Kang Dian, jurnalis Jurnal Polisi Pers yang kebetulan juga alumni SMP Negeri 40 Bandung. Dengan penuh canda, ia mengingatkan bahwa dirinya tercatat di dua angkatan, 1998 dan 1999, karena sempat tidak naik kelas. Kehadiran Kang Dian menambah suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam perayaan tersebut.
(Dian jp red)







