Dorong Kolaborasi untuk Penguatan Pemasyarakatan, Karutan Garut Jalin Sinergitas dengan Wakil Bupati Garut

Garut,Jurnalpolisi.co.id— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Penguatan komunikasi dan kolaborasi tersebut dilakukan melalui silaturahmi Kepala Rutan Garut, Muhammad Harun Al Rasyid, bersama Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, di Rumah Dinas Wakil Bupati Garut, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang semakin erat antara Rutan Garut dan Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya dalam mendukung pelayanan dan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hingga proses reintegrasi sosial.

Kepala Rutan Garut, Muhammad Harun Al Rasyid, menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan dukungan yang lebih luas terhadap penyelenggaraan Pemasyarakatan.

“Pemasyarakatan tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut menjadi bagian penting untuk bersama-sama memberikan pelayanan dan pembinaan yang semakin baik, sekaligus mendukung warga binaan agar memiliki kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Harun.

Selain memperkuat komunikasi kelembagaan, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk hasil pembinaan dan kemandirian WBP. Harun menyerahkan Bakso Aci Produksi Rutan Garut (BACIPRUT) kepada Wakil Bupati Garut sebagai bentuk pengenalan produk sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang diarahkan pada pengembangan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

Penyerahan tersebut menjadi simbol bahwa pembinaan di Rutan Garut tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga diarahkan untuk membekali WBP dengan keterampilan yang dapat menjadi modal ketika kembali ke masyarakat.

Rutan Garut berkomitmen menjaga komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas dukungan terhadap program Pemasyarakatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik terhadap kualitas pelayanan maupun keberlanjutan pembinaan dan reintegrasi sosial WBP.

( Ajo )

Tinggalkan Balasan