BEKAL SETELAH BEBAS! Rutan Kelas IIB Dumai Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Produk UMKM

DUMAI, Jurnalpolisi.co.id – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai terus menggenjot program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu wujudnya adalah pelatihan produksi berbagai produk makanan UMKM yang hasilnya kini sudah dipasarkan ke masyarakat Kota Dumai.

Langkah ini diharapkan menjadi bekal keterampilan agar warga binaan mampu mandiri dan berwirausaha setelah kembali ke masyarakat.

Pembinaan keterampilan warga binaan melalui produksi produk UMKM. Produk yang dihasilkan di antaranya bolu gulung, donat, dan churros.

Kegiatan dilakukan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai. Produk yang dihasilkan kemudian dipasarkan dan tersedia di sejumlah toko di Kota Dumai.

Program pembinaan ini berjalan secara berkelanjutan dan terus dikembangkan oleh Rutan Dumai.

Pelaksana Rutan Kelas IIB Dumai dipimpin Karutan Enang Iskandi. Warga binaan Rutan Dumai yang mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian.

Mengasah keterampilan warga binaan selama menjalani masa pidana.
Memberi bekal agar memiliki kemampuan usaha saat kembali ke masyarakat.
Memberi nilai tambah ekonomi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha,
Dan juga Mendukung proses reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Warga binaan dilibatkan langsung dalam proses produksi mulai dari pembuatan adonan, pengemasan, hingga pemasaran. Hasil produk UMKM seperti bolu gulung, donat, dan churros kemudian dipasarkan melalui toko-toko di Dumai.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi menegaskan pembinaan kemandirian adalah bagian penting dalam proses pemasyarakatan. “Pembinaan keterampilan ini kami lakukan agar warga binaan memiliki kemampuan yang bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami terus mendorong agar produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan dapat diterima oleh masyarakat,” ujar Karutan Dumai.

Ke depan, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan keterampilan dan memperluas pemasaran produk hasil karya warga binaan.

Sumber : Rutan Dumai
Editor : Merli sinaga

Tinggalkan Balasan