DUMAI Proyek peningkatan infrastruktur jalan berupa semenisasi di Gang Suka Maju RT 13, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, memicu kekecewaan warga setempat.
Pasalnya, infrastruktur jalan yang baru saja selesai dikerjakan tersebut kini kondisinya sudah mengalami keretakan rambut yang cukup masif di sepanjang permukaan beton.
Berdasarkan data papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan ini berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai, Bidang Bina Marga.
Proyek bersumber dari dana APBD 2026 dengan nilai pekerjaan mencapai Rp183.130.000,00.
Adapun kontraktor pelaksana yang ditunjuk adalah CV. Sukma Jaya Perdana dengan PT. MZA Jaya Konsultan bertindak sebagai konsultan pengawas.
Keretakan pada permukaan semen ini sangat disayangkan mengingat waktu pelaksanaan proyek yang relatif singkat, yaitu hanya 30 hari kalender.
Hasil pantauan awak media dengan alat ukur di lapangan memperlihatkan garis-garis retakan menjalar di beberapa titik krusial permukaan jalan yang seharusnya masih dalam kondisi prima pasca-konstruksi.
Warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengkhawatirkan daya tahan jalan beton tersebut jika terus dilewati kendaraan harian.” Ungkap warga.
Keretakan dini ini mengindikasikan adanya potensi ketidaksesuaian spesifikasi material campuran semen atau kurangnya pengawasan teknis selama proses pengeringan beton di lapangan.
Kelebaran jalan juga tidak bisa berpas-pasan mobil dan Honda bila berlawan arah dikarenakan lebar hanya 220 cm.” Ujar warga setempat.
Warga meminta kepada pemerintah untuk segera memantau kelokasi proyek untuk mengetahui keadaan proyek jalan tersebut.” Tutup warga dengan nada kesal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU Kota Dumai maupun CV. Sukma Jaya Perdana selaku pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kerusakan dini dan rencana perbaikan (retensi) jalan di Gang Suka Maju tersebut.
Warga berharap instansi terkait segera turun tangan meminta kontraktor melakukan perbaikan ulang agar kerusakan tidak semakin parah, LSM KPK DPP Amiruddin.
Jurnalis: Husin Tanjung








