Garut,Jurnalpolisi.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Garut melaksanakan seleksi rekrutmen calon peserta Program MagangHub Kemnaker Batch I Angkatan II Tahun 2026 sebagai bagian dari Program Pemagangan Nasional Kementerian Ketenagakerjaan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Bapas Garut dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan program magang yang memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa di lingkungan instansi pemerintah.

Program MagangHub dirancang sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta memahami secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan. Melalui pendampingan oleh para pegawai dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK), peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Antusiasme mahasiswa terhadap program ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 79 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mendaftarkan diri sebagai calon peserta magang. Setelah melalui proses verifikasi administrasi, sebanyak 42 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak mengikuti tahap wawancara untuk memperebutkan 13 formasi yang tersedia, terdiri atas 10 formasi Pendamping Pembimbing Kemasyarakatan, 1 formasi Pengelola Kehumasan, 1 formasi Pengelola Sumber Daya Manusia, serta 1 formasi Pengelola Barang Milik Negara.
Tahap wawancara dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi secara efektif tanpa mengurangi kualitas penilaian. Pemanfaatan teknologi digital ini menjadi salah satu upaya Bapas Garut dalam menghadirkan proses rekrutmen yang efisien, mudah diakses, sekaligus tetap menjunjung tinggi profesionalisme.
Seluruh tahapan seleksi diselenggarakan secara tertib dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Tim pewawancara yang terdiri atas Kepala Bapas Kelas II Garut, Pejabat Struktural, serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Garut melakukan penilaian secara komprehensif berdasarkan kompetensi, pengalaman, kemampuan komunikasi, latar belakang pendidikan, serta kesesuaian potensi peserta dengan kebutuhan pada masing-masing unit kerja.
Kepala Bapas Kelas II Garut, Dr. Kiki Oditya Hernawarman, menegaskan bahwa Program MagangHub bukan sekadar memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kompetensi, serta pengenalan budaya kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara objektif, transparan, dan akuntabel agar peserta yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan semangat belajar yang tinggi. Melalui program ini, kami berharap para peserta memperoleh pengalaman yang bermakna serta mampu mengembangkan kemampuan profesional yang akan menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja,” ujar Kabapas.
Pelaksanaan Program MagangHub Kemnaker Batch I Angkatan II Tahun 2026 di Bapas Kelas II Garut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan instansi pemerintah dalam mencetak generasi muda yang adaptif, profesional, dan berdaya saing. Selain menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa, program ini juga mencerminkan komitmen Bapas Garut dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendorong terciptanya pelayanan publik yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
( Ajo )







