JAKARTA, – Baru dilantik Presiden Prabowo Subianto, menkeu baru Suahasil Nazara ambil tindakan tegas!! Hanya dalam waktu 24 jam menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan posisi sebelumnya, Suahasil Nazara langsung bergerak cepat dan mengambil langkah tegas yang menyita perhatian publik. Langkah pertamanya yang diluncurkan secara berani adalah memerintahkan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk melancarkan operasi penindakan besar-besaran bertajuk GEMPUR ROKOK ILEGAL. 16 September 2026.
Kebijakan ini tidak diambil tanpa landasan yang kuat. Berdasarkan kajian mendalam dari Pusat Analisis Perpajakan Indonesia atau Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), peredaran luas rokok tanpa pita cukai, tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun pajak daerah yang sah, telah menyebabkan potensi kerugian dan kehilangan penerimaan negara yang sangat luar biasa besar, nilainya mencapai Rp59,86 triliun.
Permasalahan ini berdampak ganda: tidak hanya melubangi kas keuangan negara secara signifikan, namun juga merusak iklim persaingan usaha yang sehat dan merugikan ekosistem industri yang patuh. Hal ini sangat membebani produsen rokok legal yang selama ini taat aturan dan selalu melunasi seluruh kewajiban fiskal dengan tertib namun harus bersaing dengan barang haram yang tidak memiliki biaya kepatuhan.
Mentri Keuangan menegaskan ketegasan pemerintah: pembersihan dan penindakan terhadap aktivitas ilegal ini tidak akan berhenti hanya pada komoditas tembakau saja. Langkah komprehensif ini mencakup pengawasan dan pemberantasan seluruh jenis barang selundupan lainnya demi menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.***
Red JP.













