AKIBAT MANDOR KURANG BERTANGGUNG JAWAB , SEMBILAN PEKERJA PASAR KOLPAJUNG TERLANTAR

Pamekasan jurnalpolisi.co.id.di temukan bapak setengah baya (Suwarno)di depan Koramil kota pagi ,pukul ,07.00.wib. Senin ,11,09,2023.yang mengaku pekerja bangunan pasar Kolpajung,terlantar,oleh Bribka Hendra Purnawan satlantas polres Pamekasan .

Bribka Hendra Purnawan
Satlantas polres Pamekasan , merasa tidak tega terhadap Suwarno pekerja bangunan pasar Kolpajung Pamekasan di karenakan kelaparan,sehingga Bribka Hendra Purnawan menggegas membelikan 9 bungkus nasi ,dan di berikan kepada Suwarno .

Ironisnya ,Suwarno memohon bantuan kepada awak media jurnal polisi bersama,
Bribka Hendra Purnawan
Satlantas polres Pamekasan , di karenakan keluarga dari Suwarno sangat cemas di rumahnya,Salatiga Semarang, akibat dari kekurang tanggung jawabannya, Heri Dahiri dari Purbalingga selaku mandor pembangunan pasar kolpajung Pamekasan . Yang melarikan diri sehingga kami dgn sembilan pekerja bangunan pasar Kolpajung terlantar .

Kesepakatan awal,terkait
Gaji , untuk tukang Rp.130 ribu , sedangkan kuli Rp. 110 ribu , perminggu . akan tetapi, saya tunggu dari satu Minggu sampai satu bulan lebih ngak ada tindak lanjutnya ( kabar ) dari mandor Heri Dahiri .

Saya mencoba cari tahu
Kepada pekerja lainnya
Ternyata bilangnya mandor Heri Dahiri tersebut yang dari Purbalingga sudah kabur ujar suwarno

Nama rekan kerja Suwarno ,bangunan
Pasar Kolpajung Pamekasan . Sunadi,Yanto,Ngadino
Slamet,Yusuf
Moch sukron,Ngatimin
Gendut semua berasal dari Salatiga Semarang
( Noor M.W./Sofi )