
Saumlaki, Jurnalpolisi.co.id – Mapolres Tarakan mengalami insiden penyerangan oleh sejumlah oknum prajurit TNI akibat kesalahpahaman. Kendati demikian, Kapolda Kalimantan Utara dan Pangdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan Polri tetap solid.
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Hary Sudwijanto, menyatakan bahwa koordinasi telah dilakukan sejak awal antara Polda Kaltara dan Polisi Militer TNI, termasuk Kapolres Tarakan, Komandan Kodim, dan Batalion setempat. Mereka bersama-sama merumuskan langkah penyelesaian guna mengembalikan situasi menjadi kondusif.
Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak akan mengganggu hubungan harmonis yang telah terjalin antara kedua institusi. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan mendalami insiden tersebut dan menindak tegas para prajurit yang terbukti terlibat sesuai hukum yang berlaku.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan, Pangdam berencana mengunjungi anggota Polri yang tengah dirawat di rumah sakit Kota Tarakan. Hal ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang optimal.
Pangdam juga mengimbau masyarakat agar bersabar menunggu hasil penyelidikan yang saat ini masih berlangsung oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kaltara serta Polisi Militer TNI. Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama Kapolda akan terus menjaga komunikasi dan bekerja secara berjenjang dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Insiden yang terjadi pada Senin (24/2) malam sekitar pukul 23.00 WITA itu mengakibatkan enam anggota Polri mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis. Kapolda dan Pangdam memastikan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti bersalah, demi menjaga kedisiplinan serta profesionalisme di masing-masing institusi.
Pangdam menambahkan bahwa TNI dan Polri memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Oleh karena itu, kejadian ini akan dijadikan bahan evaluasi agar hubungan kedua institusi semakin kuat dan sinergis di masa mendatang. (*)







