Jurnalpolisi.co.id, Kota Bandung – Jelang pemilu serentak tahun 2024, ketua Literasi Pemuda Berdikari (LPB) Indrajidt Rai Garibaldi, S.H mengadakan seminar dengan tema “Netralitas Tempat Ibadah Menjelang Pemilu 2024” bertempat di Aula Gedung Gelanggang Generasi Muda, jalan Merdeka no 64 Bandung Minggu, 3 November 2023. Dalam acara seminar ketua LPB, yang juga sebagai ketua pelaksana dalam acara seminar tersebut, Indrajidt Rai Garibaldi, S.H, mengundang tiga narasumber diantaranya :
1. Direktur Pengkajian LEMHHANNAS RI, Laksma TNI Ocktave Ferdinal, S.T. M.Si (Han) CFrA, CHRMP
2. Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam.
3. Ketua KPU Profinsi Jabar, Ummi Wahyuni,S.P.t. M.M
Sebagai ketua Aktivis Literasi Pemuda Berdikari, Indrajidt Rai Garibaldi, S.H atau Ray (Nama Panggilan), kami atas nama aktivis merasa keberatan tentang polarisasi agama dan jual beli agama dalam pelaksanaan pemilu 2024 yang akan datang, menurutnya secara filosofis dan filsafat mengungkapkan pendapatnya bahwa pemilu digelar 5 tahun sekali, tapi persembahan kita kepada Tuhan yang maha esa Allah SWT setiap saat.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta lintas agama, masyarakat umum, organisasi mahasiswa, organisasi masyarakat, perwakilan partai, seniman budayawan dan pers media jurnal polisi, yang hadir dalam acara seminar .
Adapun narasumber dari LEMHHANNAS RI, Laksma TNI Octave Ferdinal. S.T., M.SI (Han), CFrA, CHRMP dalam Paparannya mengatakan bahwa Dalam tema tersebut Pemilu harus berbasis Pancasila, kerukunan kemajemukan masyarakat Indonesia harus di rawat oleh peserta pemilu. Negara Indonesia tidak bisa di pisahkan dengan Agama kerena sila pertama Pancasila yaitu ketuhanan yang maha esa, Namum dalam hal pemilu Rumah ibadah tidak layak di jadikan tempat untuk kampanye selain di larangan oleh undang-undang juga menjaga agar tidak ada propaganda yang bisa memprovokasi jemaah para pemeluk agama.
Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni, S.Pt.M.M dalam acara seminar yang diadakan ketua literasi pemuda berdikari (LPB), mengutarakan bahwa Provinsi Jawa Barat dikatagorikan Profinsi paling luas, pesta demokrasi THN 2024 merupakan pemilu serentak, pilpres dan pileg dilakukan bersamaan.
Jumlah dpt Jawa Barat 35.714.901 yang tersebar di kab/kota.
Bedanya pemilu 2024 dengan pemilu sebelumnya, bahwa pemilu sekarang pemilu serentak dilakukan ditahun yang sama, diantaranya :
– Pemilihan Presiden/Wakil Presden
– Pemilihan Caleg
– DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota.
Sebagai ketua KPU Jabar kami mengajak kepada semua unsur dapat menciptakan pemilu di Jawa Barat , Aman nyaman dan kondusif intinya,
Selama kegiatan berlangsung , alhamdulilah berjalan lancar dan aman ,
( Deden Jp Red)












