Bandung JurnalPolisi.Co.Id, 23 Agustus 2025 – Acara Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Waras Jaga Nagara masa bakti 2025–2030 berlangsung khidmat dan meriah di Grand Ballroom The Jayakarta Hotel Bandung. Hadir para tamu VIP dari unsur pemerintah, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat. Gubernur Jawa Barat yang berhalangan hadir diwakilkan, sementara Kapolrestabes Bandung juga turut mengirimkan perwakilan resminya. Kehadiran para undangan ini menjadi bukti nyata dukungan bersama dalam upaya pencegahan narkoba dan kriminalitas di Jawa Barat.
Momen paling penting dalam rangkaian acara ini adalah pengukuhan Ketua Umum Waras Jaga Nagara, Bapak Niki Saputra, yang dilakukan secara langsung oleh Brigjen Pol (Purn) Dr. Victor Pudjiadi SpB, FICS, DFM selaku penasehat, bersama Pembina Waras Jaga Nagara, Drs. Mgs. Mulyadi, SH., MH. Prosesi ini menjadi penegasan bahwa kepengurusan baru Waras Jaga Nagara memiliki legitimasi kuat untuk menjalankan mandat besar dalam perang melawan narkoba dan kriminalitas.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Waras Jaga Nagara, Bapak Niki Saputra, menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat gerakan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika). “Pengukuhan ini adalah momentum untuk membulatkan tekad, bahwa Waras Jaga Nagara akan hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam memerangi narkoba dan kriminalitas. Kami ingin mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat, kuat, dan bermartabat,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Acara, Bapak E. Syahrul Hidayah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sipil dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. “Acara ini tidak hanya seremonial, tetapi awal dari langkah nyata. Kami akan terus hadir dengan program-program pencegahan, penyuluhan, serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi rehabilitasi, Wakil Kepala Divisi Rehabilitasi dan Konseling, Bapak Halim Muslim, menekankan bahwa penanganan permasalahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penindakan, melainkan juga pendekatan kemanusiaan. “Banyak korban penyalahgunaan narkoba yang membutuhkan pendampingan dan pemulihan. Waras Jaga Nagara siap memberikan layanan rehabilitasi dan konseling, karena tujuan utama kita bukan menghukum, tetapi menyelamatkan generasi bangsa,” ungkapnya dengan penuh harap.
Acara pengukuhan ditutup dengan penyerahan sertifikat Duta Anti Narkoba kepada sejumlah pelajar dari SMA dan SMK di Kota Bandung sebagai simbol regenerasi pejuang anti narkoba. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, aparat, dan seluruh stakeholder, Waras Jaga Nagara optimis mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju Indonesia yang waras, tangguh, dan bebas narkoba.
( DARMANTO-INVESTIGASI JP )







