Kabupaten Tangerang — Pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, arus balik pemudik mulai meningkat di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalpolisi, Benni Suroso, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan kembali ke tempat aktivitas.
Imbauan ini ditujukan kepada seluruh pemudik yang melakukan perjalanan arus balik dari kampung halaman menuju kota asal maupun yang melintasi berbagai jalur transportasi di Indonesia. Lonjakan volume kendaraan di jalan tol, jalur arteri, hingga jalur alternatif berpotensi menyebabkan kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Menurut Benni Suroso, arus balik Lebaran merupakan salah satu periode rawan kecelakaan, yang umumnya disebabkan oleh kelelahan pengemudi, kurangnya waktu istirahat, serta kondisi kendaraan yang tidak optimal. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang sebelum berangkat.
Selain itu, pemudik juga diimbau untuk beristirahat secara berkala di tempat yang aman, tidak memaksakan diri saat mengantuk, serta selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Disiplin dan kewaspadaan dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan selama perjalanan.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada mengambil risiko di jalan,” ujar Benni Suroso.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik di seluruh Indonesia dapat tiba di tujuan dengan selamat serta kembali beraktivitas dalam keadaan sehat dan aman bersama keluarga tercinta.
Najudin JP












