Upaya Percepatan Penurunan Stunting serta Screening Balita juga Kolaborasi Multisektor

 

Kabupaten Bandung, Jurnal Polisi co.id
Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu Desa Lokus, digelarnya kegiatan screening balita sebagai bagian dari program intervensi spesifik untuk percepatan penurunan stunting. GOR Desa Sukamanah, selasa 11 February 2025

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dengan melibatkan tenaga kesehatan dan 2 tenaga dokter spesialis anak dari RSUD Bedas Arjasari dan RSUD Bedas Kertasari yang memeriksa 150 balita. Balita yang teridentifikasi stunting mendapatkan tambahan susu SGM sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi.

Kepala Puskesmas Sukamanah, Ahmad Firdaus SKM menyampaikan bahwa Desa Sukamanah memiliki jumlah penderita stunting yang cukup tinggi, yakni 399 balita. Ia berharap kegiatan screening ini menjadi salah satu upaya intervensi menekan angka stunting di Desa desa khususnya Desa Sukamanah.
Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tapi merupakan permasalahan bersama yang melibatkan berbagai sektor, ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi multisektor dalam penanganan stunting. Untuk itu, Puskesmas Sukamanah akan bekerja sama dengan Star Energi (SE) melalui program CSR untuk mendukung kegiatan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Pangalengan.

Himbauan Ahmad kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan balita, untuk selalu memeriksakannya tiap bulan ke posyandu sesuai jadwal pemeriksaan. Bertujuan untuk mendapatkan pelayanan dan data yang akurat terkait kondisi kesehatan yang menjadi dasar pelaksanaan program intervensi stunting.
Data yang akurat, didapat dari intervensi secara tepat dan efektif untuk menurunkan angka stunting di Desa Sukamanah, tutup Ahmad.***
( Anang R ).