Katingan – Jurnalpolisi.co.id –
Salah satunya diduga tiga orang korban penambang emas ilegal mining tertimbun Tanah longsor, saat masih dalam situasi bekerja, kejadian naas tersebut di Desa hampalit galangan kereng pangi lokasi tambang emas jln baun banggo kec, Katingan hilir, kabupaten Katingan (Kalteng) pukul 12:00 wib ( Minggu 17/9/2023) siang.
Saat kejadian naas itu mengakibatkan tiga penambang emas ilegal mining tertimbun Tanah longsor. tepat digalangan lokasi tambang emas di Desa hampalit, untuk kronologis dan keterangan kejadian saksi mata menuturkan, saat itu para penambang emas ilegal mining mengunakan mesin domping untuk menyemprot tanah dengan para pekerjanya diperkirakan sebanyak 6 orang,
Para penambang saat itu memperbaiki mesin rusak,dan para teman yang lainnya saat itu masih dalam bekerja dan membelakangi tanah yang dicangkul, siang itu suasana masih Dalam keadaan hujan lebat.tiba-tiba tanah yang dibelakangi karyawan tambang emas tersebut longsor dan menimpa tiga orang karyawan tambang emas tersebut
Hal terpisah diungkapkan oleh inisial (IF)sebagai narasumber media ini mengatakan saat berada di TKP
Saat itu situasi di loakasi emas galangan kereng pangi turun hujan sehingga para penambang emas ilegal mining tersebut masih bekerja didalam lobang, dan tiba-tiba tanah dengan sekejap mata Tanah tersebut longsor dan menimpa tiga karyawan penambang emas ilegal, akibat musibah tanah longsor tersebut tiga anak buah “BOS TUHA” yang berasal dari suku jawa tertimbun Tanah.
Diduga Korban longsor tanah sebanyak tiga orang, dua orang dinyatakan meninggal dunia, satu orang dinyatakan patah tulang kaki, semua nya berasal dari suku jawa, Ungkapnya
Saat inseden kejadian tersebut polisi belum olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan alasan belum adanya laporan dari masyarakat atau pihak terkait.
(Hy86.Red).







