KAB JENEPONTO, jurnalpolisi.co id– Jerit dan panik mewarnai suasana Desa Bontotiro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (14/8/2025) siang. Si jago merah mengamuk dan melahap sedikitnya lima rumah warga, termasuk kediaman mantan Kepala Desa Bontotiro, Kamaruddin Situju.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Api diduga bermula dari salah satu rumah warga dan dalam sekejap merambat cepat ke rumah lain yang berdempetan. Hembusan angin kencang dan mayoritas bangunan yang terbuat dari kayu membuat kobaran api sulit dikendalikan.
“Awalnya cuma terlihat asap tipis, lalu tiba-tiba membesar. Semua orang panik, ada yang lari selamatkan anak, ada yang angkut barang, tapi api terlalu cepat,” tutur seorang warga yang rumahnya nyaris ikut terbakar.
Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun sia-sia. Tim pemadam kebakaran Kabupaten Jeneponto baru tiba 45 menit kemudian dengan mengerahkan tiga unit mobil damkar. Butuh hampir satu jam bagi petugas untuk menjinakkan api sepenuhnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah keluarga kini kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
Pemerintah desa bersama aparat setempat langsung bergerak cepat melakukan pendataan korban serta menyalurkan bantuan darurat, mulai dari makanan, pakaian, hingga perlengkapan tidur. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.***
(Andi Adi)







