Sumedang – junalpolisi.co.id – Tak dapat dipungkiri, saat ini bidang politik menjadi dunia baru yang mulai diminati para remaja dan pemuda atau kalangan milenial. Hadir dari latar belakang sosial yang berbeda, kaum milenial kini sudah berani berkiprah di beberapa partai politik atau organisasi sayap milik partai politik.
Tak terkecuali bagi Muhammad rizky Ramadhan warga Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, salah seorang pengusaha muda yang terbilang sukses di bidang perbengkelan dan penyedia sparpart otomotif kini mulai menjajaki dunia politik.
Pemuda kelahiran tahun 1992 yang populer disapa Bos Iki mulai mencoba kiprahnya di bidang politik dari Tahun 2019 bergabung dengan salah satu Partai baru, yakni Partai Gelora Indonesia dengan menjabat sebagai Bendahara Umum di DPD Partai Gelora Kabupaten Sumedang dan ikut menjadi Bakal Calon Legislatip ( Bacaleg) di daerah Pemilihan Sumedang 2 yang meliputi Kecamatan Surian, KecamatanTanjungmedar, Kecamatan Buahdua, Kecamatan Cimalaka, dan Kecamatan Cisarua.
Muhamad Rizky Ramadhan Pemilik Bengkel dan penyedia Sparpart kendaraan bermotor Duta Malaya Motor Tanjungkerta Sumedang
Ketika awak Media jurnalpolisi.co.id mengajak berbincang Bos Bengkel Duta Malaya Motor, Muhamad Rizky Ramadhan, di Bengkelnya Selasa ( 06/7/2023), ia menjelaskan kesibukannya setiap hari yang berkutat dengan otomotif, yakni melakukan service kendaraan roda dua dan empat, juga bengkel perawatan harian untuk kendaraan roda empat.
“Kalau masalah perbengkelan Otomotif sudah menjadi bagian dari hobi saya sejak duduk di SMK, sekaligus karir saya. Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dan menikmati kesibukan yang saya lakukan ini,” ucap Bos Iki
Rizky juga mengungkapkan alasan dirinya terjun ke dunia politik. “Bukannya saya banting stir, tapi saya ingin menambah wawasan dan pergaulan dengan beragam karakter para politisi senior, terutama untuk menyalurkan kepedulian kita terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar kita,” jelas Rizky
Bagi Rizky, ada kesamaan strategi untuk meraih sukses antara dunia bengkel otomotif dan dunia politik. “Saya menganggap dunia perbengkelan otomotif dan dunia politik sama-sama membutuhkan akselerasi, yaitu perubahan kecepatan dalam satuan waktu tertentu. Umumnya, percepatan dilihat sebagai gerakan suatu obyek yang semakin cepat ataupun lambat. Namun percepatan adalah besaran vektor, sehingga percepatan memiliki besaran dan arah”, ujar Rizky
“Dalam dunia otomotif, kita harus cermat memperhitungkan kapan kita melambat dan kapan kita harus ngebut, semua harus dilakukan dengan perhitungan dan timing yang tepat. Begitu juga dalam berpolitik, kapan kita harus bergerak dan kapan kita harus merapatkan barisan, juga butuh momen atau timing yang tepat. Kalau kita maunya ngebut terus, ya ada dua pilihan, kita bisa nabrak atau kita bakal membuang energi yang sia-sia,” ungkapnya.
.
Ketika disinggung tentang cita-citanya dalam berpolitik, kenapa memilih Partai baru Gelora , Rizky mengatakan, “Tipikal saya orang yang tidak mau menerima hal yang instan. Jadi saya tipikal orang yang senang berproses, kalau menurut saya berproses dari awal endingnya kalau kita berhasil luar biasa, beda lagi kalau di partai lama tidak aneh, beda kalau di baru”, katanya.
Diujung perbincangan Rizky mengatakan saat ini ia fokus untuk menimba pengalaman dan wawasan, terutama tentang bagaimana cara bersosialisasi dengan beragam kalangan masyarakat. “Saat ini cukup menyimak, melihat dan mempelajari. Tapi jika ada kesempatan, saya akan mengebut untuk mengejarnya agar bisa saya gapai cita-cita itu,” pungkasnya optimistis.
(Euis JP/Man)







