Saatnya Negara Menjadikan Santri Sebagai Rujukan Dalam Bernegara.

LAMPUNG, – Jurnal Polisi,- Pondok Pesantren Peradaban Dunia Jagat Arsy serpong Tangerang, pagi ini menyelenggarakan kegiatan manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani. (11/08/2023).

Dalam kegiatan manaqib, hadir Abah Aos, Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya, hadir pula Anies Rasyid Baswedan memberikan tausyiah kebangsaan kepada para jamaah Thoqiqoh Qodiriyah Naqsabandiyah pondok pesantren suryalaya.

Anies dalam tausyiahnya optimis menyaksikan pendidikan di Pesantren Jagat Arsy untuk kemajuan Indonesia.

“Ke depan negara Indonesia mesti memperhatikan pondok pondok pesantren. Bulan agustus adalah bulan kemerdekaan. Di pesantren ini kita saksikan merah putih yang menyala”, ujarnya.

Anies melanjutkan, “Ketika kita menengok sejarah. Merdeka bukan hanya menggulung kolonialisme. Merdeka adalah menggelar keadilan sosial bagi masyarakat Indonesia”, ucapnya.

Anies juga meyerukan bahwa pandangan negara terhadap santri harus diubah. Menurut fiqh adil menempatkan sesuatu pada tempatnya. Santri oleh negara harus ditempatkan yang menjadi rujukan. Pemerintah harus menjadikan santri menjadi rujukan. Santri adalah pihak yang taat pada Agama dan Negara. Ulama dan umaro harus selalu berjumpa. Bukan hanya berjumpa suatu waktu saja.

Di akhir tausyiahnya Anies bersyukur mendapatkan bimbingan dari Abah Aos. Yang telah dengan tulus membimbing para santri.

(Hardiyanto JP