
Jurnal Polisi Garut,- Gerakan mengatasnamakan warga Masyarakat Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu hadir ke Gedung DPRD Garut,
Hadirnya ratusan Warga masyarakat ke gedung DPRD itu atas dasar keresahan, dan juga siap berikan pembelaan dukungan pada Kepala Desa Kertajaya Tatan Asmara yang dimana di ambang hal persoalan negatif, baik dalam Pemerintahan maupun lingkungan masyarakat, kamis 12/10/23.
Terlihat sangat jelas sejak pagi pukul 07:30 wib ratusan warga berkumpul dan siap berangkat berikan suara aspirasi warga desa bersatu di gedung DPRD.
Setiba di gedung DPRD Garut ratusan warga yang begitu resah karena adanya isu yang kurang sedap, alhamdulilah diterima oleh anggota dewan.

Salah satu anggota DPRD Garut fraksi PPP A.M saat dimintai keterangan dari beberapa awak media ,” menyampaikan bahwa pihaknya perlu menampung sebagai wakil masyarakat kabupaten/kota tentang pembahasan berbagai persoalan yang dihadapi oleh pemerintah desa Kertajaya, yang dimana itu bahwasanya sangat meresahkan warga masyarakat khususnya desa Kertajaya.
“Segala sesuatu tidak bisa dikatakan bersalah apabila bukti-bukti itu tidak lengkap, maka persoalan apapun harus dilengkapi dengan bukti akurat dengan itu yang bisa dinamakan kesalahan,”jelasnya
Lanjutnya, kami disini sebagai penerima audensi dari semu masyarakat desa Kertajaya, begitu terlihat sangat antusias ratusan warga menemui kami selaku penampung aspirasi rakyat,” ungkap Anggota dewan AM.
Masih dilokasi Kepala Desa Kertajaya Tatan Asmara didampingi kuasa hukumnya nyatakan kepada media ,” Saya atas nama Kepala Desa Kertajaya akan membuka dan siap berikan semua bukti-bukti yang ada di Pemerintahan desa ,dimana kemarin telah menyebar luas tentang beberapa isu kurang sedap yang menimpa saya,”cetusnya.
” Diantaranya Masalah suksesnya desa Kertajaya yang telah mendapatkan piagam penghargaan bayar pajak tercepat dari Bupati Garut itu dikatakan oleh oknum bohong padahal selama 3 tahun ini Saya selaku kepala desa meng gratiskan pajak pada warga semuanya, coba tanya pada beberapa oknum yang menyatakan bohong,! apakah desa pernah minta bayar pajak pada oknum itu,” jelas kades.
Oleh sebab itu ratusan warga masyarakat desa Kertajaya yang hadir di DPRD harapkan segera terselesaikan agar keresahan masyarakat Kertajaya tidak berkelanjutan.
( Ajo )







