Program Bukan Sekadar Laporan, Lembata Sabet Penghargaan Kemendagri

Lembata Jurnal Polisi.co.id-

Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Lembata sebagai Terbaik Pertama Regional Nusa Tenggara dan Maluku dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq dalam kegiatan yang berlangsung di Merumatta Hotel Senggigi, Selasa (19/5/2026).

Kabupaten Lembata berhasil meraih posisi Terbaik Pertama tingkat kabupaten untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, mengungguli Kabupaten Alor sebagai Terbaik Kedua dan Kabupaten Sikka sebagai Terbaik Ketiga.
Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa program Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperluas kesempatan kerja dan memberdayakan ekonomi masyarakat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penilaian penghargaan dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, capaian penurunan angka pengangguran, keberlanjutan program, serta inovasi daerah di bidang ketenagakerjaan.

Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata juga menerima apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri berupa dana insentif sebesar Rp3 miliar yang diserahkan langsung oleh Djamari Chaniago.

Prestasi ini sekaligus menjawab berbagai keraguan dan isu yang berkembang terkait kinerja pemerintah daerah dalam penanganan pengangguran. Penghargaan nasional tersebut lahir melalui proses penilaian ketat, validasi lapangan, serta verifikasi langsung terhadap program dan implementasi di daerah.

Sebelumnya, pada 9 April 2026, tim dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri melakukan validasi lapangan di Kabupaten Lembata dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA).

Dalam proses tersebut, tim kementerian memeriksa langsung pelaksanaan program, inovasi daerah, realisasi anggaran, hingga dampak nyata program penurunan pengangguran di tengah masyarakat.
“Hasil verifikasi menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan bukan sekadar laporan administratif, tetapi benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar perwakilan tim validasi.

Tim juga mengapresiasi strategi kolaboratif Pemerintah Kabupaten Lembata dalam menekan angka pengangguran melalui sinergi lintas sektor, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan tenaga kerja.
Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah pengembangan komoditas jagung dari hulu hingga hilir yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, perbankan, dan mitra pembeli (offtaker) dalam satu ekosistem pemberdayaan ekonomi terpadu.

Bupati Kanisius Tuaq menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi hambatan bagi pemerintah untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap fokus membangun program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi produktif, pelatihan tenaga kerja, dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Ungkapnya.

Penghargaan tingkat nasional ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata terus bekerja secara terukur, terencana, dan berkelanjutan dalam menurunkan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jurnalis: Dhika Ahmad M