Sumenep//Jurnalpolisi.co.id – Menyambut datangnya 1 Rajab 1447Hijriah sekaligus Tahun baru 2026,Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sumenep kembali menggelar Khotmil Qur’an, shalawatan,dan doa bersama untuk keselamatan bangsa di PENDOPO AGUNG KERATON Kabupaten Sumenep,Kamis 1 Januari 2026
Kegiatan ini dihadiri ratusan kader dari berbagai pimpinan Anak Cabang (PAC)dan pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU se_Sumenep ,Wakil Katib PCNU Sumenep Nyai Hj Aqidah Usymuni,serta sejumlah tokoh perempuan lainnya termasuk Istri dari Wakil Bupati Sumenep Nyai Jamilah Siradj dan tokoh perempuan lainnya.
Ketua PC Muslimat NU,Nyai Hj Dewi Khalifah, menyampaikan bahwa acara ini merupakan tradisi tahunan sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan dunia dan akhirat.
,”Dengan Khotmil Qur’an,sholawat dan Doa bersama di moment istimewa ini,semoga Allah SWT memberikan keberkahan umur , kesehatan, rezeki,dan ilmu.Kita juga memohon agar disampaikan kebulan Rhomadan yang sebentar lagi tiba,ujar Nyai Eva.
Dalam pesannya kepada para kader ,Nyai Eva mengutip surat Ath_Thalaq ayat 2 sebagai pengingat akan pentingnya takwa.,’Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,”Ujarnya .Nyai Eva juga berharap di Tahun2026 membawa kesuksesan lebih besar bagi Muslimat NU Sumenep.
,”Ada banyak program tahun 2026 yang belum terealisasi.Dengan Doa bersama ini,semoga 2026 menjadi awal yang baik dan penuh keberkahan,”tambahnya
Dari bentuk kebersamaan itu,para kader membawa tumpeng yang dinikmati bersama- sama setelah acara selesai.,”Semoga rezeki yang digunakan untuk berkhidmat di NU diganti oleh Allah SWT,”Tandasnya.Nyai Eva juga mengapresiasi kegiatan rutin ini.Menurutnya ,membaca Alquran tidak hanya bermanfaat bagi individu ,akan tetapi juga keluarga.
Menyambut tahun baru Islam tak hanya dikemas dengan Khotmil Qur’an, sholat dan doa bersama,PC Muslimat NU Sumenep juga berbagi dan berdonasi kepada 20 anak Yatim piatu.Semoga kegiatan ini banyak membawa kebaikan bukan hanya di dunia akan tetapi di akhirat kelak.
,”Menurut Nyai Eva Tradisi Tumpengan ini mempunyai makna dan falsafah yang mendalam.Nasi tumpeng biasanya berwarna kuning,ini bermakna agar kehidupan kita selalu beruntung , diberikan kemudahan rezeki dan menolak bala.Kemudian bentunya yang mengerucut keatas sebagai simbol tingginya derajat.Ini harapan kita bersama,”Tambahnya
,”Hari ini adalah hari yang istijabah,karena itu mari kita memperbanyak shodaqoh, memperbanyak wirid dan zikir kepada Allah serta selalu berbuat kebaikan kepada umat ciptaan Allah lainnya.
Sehingga tumpengan ini kita niatkan agar ditahun ini kita diberikan keberkahan,keberuntungan dan dijauhkan dari segala bahaya ,”Tandasnya.(Nonong JP)







